oleh

Way Sekampung Kembali Tercemar

LAMPUNG TIMUR – Diduga limbah berasal dari hulu, Sungai Way Sekampung yang berada di Kabupaten Lampung Timur, kembali tercemar hingga ke daerah Jabung.

“Iya, Sungai Way Sekampung tercemar lagi, kemarin limbah sudah sampai di daerah kami di Jabung,” ujar Zainal Abi, warga Kecamatan Jabung, Lampung Timur, Senin (9/11).

Zainal Abi mengatakan, pekan lalu Sungai Way Sekampung yang melintasi Kecamatan Marga Sekampung dan Kecamatan Jabung tercemar limbah dengan kondisi air sungai menjadi hitam dan berbau, sehingga dampaknya sejumlah ikan di sungai ini mati.

“Dalam catatan kami sebagai masyarakat, dalam dua bulan ini sudah yang ke-sembilan kali Sungai Way Sekampung tercemar limbah, hari ini yang ke-sembilan kalinya,” ujarnya pula.

Baca Juga :  Terpilih Sebagai Kakon, DPC AWPI Tanggamus Ucapakan Selamat Kepada Zakaria

Zainal mengungkapkan, Sungai Way Sekampung di wilayahnya saat ini kondisi airnya menjadi hitam dan berbau lagi, sama seperti kejadian sebelumnya.

Dia mengatakan, diduga asal limbah dari hulu Sungai Way Sekampung.

Menurut dia, setiap tahun Sungai Way Sekampung tercemar limbah yang diduga dibuang oleh perusahaan

Namun, sejauh ini belum ada tindakan pencegahan dari pihak terkait, karena nyatanya peristiwa pencemaran limbah di Sungai Way Sekampung masih terjadi berulang kali seperti yang terjadi saat ini.

Sungai Way Sekampung adalah salah satu sungai terbesar yang mengalir di bagian paling selatan Kabupaten Lampung Timur.

Aliran sungai ini memisahkan Kabupaten Lampung Timur dengan Kabupaten Lampung Selatan. Pada wilayah Kabupaten Lampung Timur terdapat banyak aliran sungai yang bermuara di Way Sekampung.

Baca Juga :  Bupati Pesibar Lakukan Kegiatan Temu Warga di Pekon Pagar Bukit Bangkunat

Sungai Way Sekampung selama ini dimanfaatkan sebagai mata pencarian masyarakat yang tinggal di pinggir sungai dan sebagai sumber pengairan lahan pertanian.

Di Sungai Way Sekampung juga dibangun Proyek Strategis Nasional yakni Bendung Gerak Jabung dan Bendungan Margatiga untuk mengairi ribuan hektare sawah di Kabupaten Lampung Timur. (tara/JJ)

Tulis Komentar

News Feed