oleh

Banyak Anggota Tidak Hadir, Rapat Paripurna DPRD Lambar Batal Digelar

Lampung Barat – Sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Barat (Lambar) beragendakan penyampaian pemandangan umum Fraksi-fraksi DPRD terhadap Ranperda tentang Rancangan APBD RAPBD tahun 2021, Selasa (10/11/2020) akhirnya batal digelar.

Kepala Bagian Risalah Sekretariat DPRD Lambar Rudi mengatakan, Rapat paripurna yang digelar di ruang rapat maghgasana tersebut, semula dijadwalkan mulai pukul 09.00. Wib, namun dikarnakan jumlah anggota DPRD yang hadir belum memenuhi batas minimal kuorum maka sidang di tunda.

Rudi menjelaskan, Jika mengacu tata tertib persidangan dewan, Rapat yang rencananya akan dipimpin oleh Ketua DPRD Lambar, Edi Novial itu dinyatakan kuorum jika dihadiri 24 anggota DPRD, yaitu 2/3 dari 35 anggota DPRD Lambar.

“Belum digelar, anggota dewan belum semua hadir. Untuk bisa kuorum dari 35 anggota minimal dihadiri 24 anggota,” kata Rudi, Selasa (10/11/20)20).

Dari pantauan di Ruang sidang, Setelah dilakukan penundaan hingga tiga jam, akhirnya Sidang Paripurna yang telah dihadiri bupati Lambar Parosil Mabsus didamping Wakil Bupati Mat Hasnurin serta Sekda Lambar Akmal Abdul Nasir tersebut Akhirnya di tunda hingga tiga hari kedepan.

Baca Juga :  Kadis Disdukcapil Tubaba Serahkan Akta Kematian Korban Sriwijaya Air

Saat di wawancarai setelah sidang paripurna ditutup, ketua DPRD gambar Edi novial mengatakan, pihaknya telah berupaya menghubungi seluruh Anggota DPRD yang belum hadir baik melalui Telpon seluler maupun Media sosial WhatsApp, namun tidak ada tanggapan dari Anggota hingga batas waktu yang di tentukan.

“Tidak kuorumnya sidang paripurna hari ini karena ada beberapa anggota dewan yang tidak hadir. Beberapa anggota dewan sulit dihubungi, tidak ada agenda lain baik reses atau kegiatan lainnya yang berhubungan dengan pungsinya selaku anggota dewan,” ungkap Edi Novial.

Ditanya apakah terjadi perpecahan di internal DPRD, Edi Novial menjawab tidak ada. “Permasalahan tidak ada sampai hari ini, kita sudah berusaha jalin komunikasi dengan anggota dewan yang tidak hadir, tapi memang menurut kawan-kawan dari fraksi yang lain, beberapa anggota dewan memang tidak bisa dihubungi. Kalau bicara perpecahan, tidak ada perpecahan di tubuh DPRD,” tegas Edi Novial.

Baca Juga :  Gotong Royong, Wujud Nyata Dalam Bentuk Interaksi Sosial

Sementara itu Bupati Lambar Parosil Mabsus saat di wawancarai mengangataka, pihaknya beserta beberapa Perangkat eksekutif hadir di Sidang paripurna hari ini merupakan undangan, setelah sebelumnya melakukan penyampaian Nota pengantar.

“Kami beserta perangkat kesini memenuhi undangan dari DPRD Lambar terkait RAPBD Lambar tahun 2021. Setelah kemarin kami sudah menyampaikan nota pengantar, hari ini penyampaian pandangan frakssi karena tidak kuorum jadi ditunda,” tutur Parosil.

Diminta tanggapan apakah penudaan tersebut akan menganggu agenda yang lain, Parosil mengatakan, kendati pihaknya agak sedikit terganggu karna harus menjadawalkan kembali untuk menghadiri undangan dari DPRD, namun dirinya tetap memaklumi ketidak hadiran dari sebagian besar anggota DPRD mungkin disebabkan ada kesibukan lai yang mendesak.

Baca Juga :  Kasrem 043/Gatam Tinjau Kompi Bantuan Yonif 143/TWEJ

“Saya pikir jelas ada yang terganggu, saya berharap kawan-kawan anggota dewan yang tidak hadir legowo dan melaksanakan tugas dan pungsinya sebagai wakil rakyat. Kalau ada perbedaan pendapat terkait penyusunan RAPBD ini yang tidak sesuai dengan harapan, diskusikan dan dibicarakan, karena memang ada tahapan ditingkat komisi, badan anggaran dan pandangan fraksi. Pak Bupati sudah sampaikan dengan pak sekda untuk di pasilitasi. Artinya dari pemerintah tidak ada masalah, biasa ini. Mungkin ada anggota dewan yang tidak bisa hadir mungkin ada yang sakit, ada saudaranya hajatan atau ada acara partai. Maklum-maklum saja tidak ada yang luar biasa,” pungkas Parosil. (Rifai)

Tulis Komentar

News Feed