oleh

Dipolisikan, Herman HN: Ya Silahkan Saja

-HEADLINE, KOTA-468 views

BANDARLAMPUNG – Aksi arogansi Walikota Bandarlampung Herman HN, melalui ancaman secara verbal terhadap wartawan Lampung TV (LTV) Dedy Kapriyanto (29) saat wawancara di DPRD Kota Bandarlampung, Senin (9/11) masuk ranah hukum.

Meski demikian, Herman HN terkesan santai dan mempersilahkan dirinya dilaporkan.

Dedy yang merasa diintimidasi, terancam dan terhina tidak terima atas perlakuan orang nomor satu di kota Tapis Berseri itu akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polda Lampung, Selasa (10/11) didampingi perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung, PWI kabupaten/kota, kru Ltv se Lampung, Dedy tiba di Polda Lampung sekira pukul 13.30 wib.

“Iya ini mau laporin kejadian kemarin,” ujar Dedy.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Gelar Rapat Persiapan Kunjungan Menko Kemaritiman dan Investasi

Dijelaskan Dedy, laporan terkait dugaan intimidasi, pengancaman dan penghinaan yang dilakukan oleh Walikota Bandarlampung Herman HN.

Sementara Koordinator Liputan Ltv Zen Sunarto menyerahkan sepenuhnya kasus Dedy ke PWI Lampung.

“Untuk masalah ini sudah saya serahkan sepenuhnya pada lembaga Advokasi dan Konsultasi Hukum PWI Lampung, yang mana Ketuanya adalah bapak Rojali Umar,” ungkap Zen.

Terkait pelaporan dirinya, Herman HN mempersilakan yang bersangkutan untuk melapor.
“Iya silahkan saja ya,” kata Herman HN, ditemui di Gedung Rektorat Unila, Selasa (10/11).

Dari komplek Pemkot Bandarlampung, puluhan wartawan menggelar aksi bungkam, sebagai bentuk solidaritas terhadap sesama profesi wartawan serta kecaman terhadap Walikota Bandarlampung Herman HN yang diduga mengancam salah satu wartawan Lampung Televisi (Tv) saat melakukan wawancara usai rapat paripurna di DPRD setempat, Senin (9/11). (Rls/JJ)

Tulis Komentar

News Feed