oleh

Satpolairud dan Tim Basarnas Masih Lakukan Pencarian Terhadap Dua Orang Nelayan Yang Hilang

Pesisir Barat – Satuan Polisi Air Udara (Satpolairud) Polres Lampung Barat bersama Tim Basarnas masih terus melakukan upaya pencarian terhadap dua orang nelayan yang hilang saat pergi melaut di perairan laut Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.

Kasat Polairud Polres Lampung Barat, Iptu Zulkifli mengatakan bahwa sejak kemarin sampai dengan hari ini tim Satpol Airud bersama Basarnas terus melakukan pencarian terhadap korban yang bernama Jas Budaya (50), warga Pekon Kampung Jawa Labuhan Jukung, Kecamatan Pesisir Tengah dan Syahrudin (47) warga Pekon Asahan Way Sindi, Kecamatan Karya Penggawa.

Kedua nelayan tersebut merupakan masih terikat tali saudara atau adik beradik kandung. Pencarian sudah dua hari ini, tim Satpol Airud dan tim Basarnas Lampung dibantu dengan warga masih terus melakukan penyisiran di sepanjang pantai, ” ujarnya, pada Jum’at (13/11/20).

Baca Juga :  ODGJ Dimandikan dan Dikasih Makan, Cuma Ada di Lampung Barat

” Mereka berdua biasanya hanya melaut di sekitar sini saja, akan tetapi sampai hari ini belum juga ada tanda-tanda kepulangan keduanya, ” ujar istri dari salah satu nelayan tersebut.

” Pada hari Rabu (11/11) malam, cuaca memang agak kurang bersahabat, tetapi kita tetap melakukan pencarian, hingga hari ini, ” ujar Kasat Polairud.

Sementara, anggota Basarnas Lampung, Hendra mengatakan bahwa Basarnas menurunkan satu tim yang berjumlah lima orang untuk melakukan pencarian terhadap 2 Nelayan yang hilang tersebut.

“Kita dari Basarnas ada lima orang beserta alat-alat penunjang untuk melakukan pencarian seperti perahu karet dan lainya,” ujarnya.

Sesuai dengan SOP Basarnas, pencarian akan dilakukan selama tujuh hari karena ini tergolong kecelakaan pelayaran, ujar Hendra.

Baca Juga :  ODGJ Dimandikan dan Dikasih Makan, Cuma Ada di Lampung Barat

“Jika pencarian selama tujuh hari masih belum membuahkan hasil, maka kita akan tetap melakukan evaluasi pencarian, ” jelasnya.

Jika masih ada tanda – tanda mengenai kedua nelayan tersebut, maka akan kita terus melanjutkan pencarian, tetapi jika tidak menemukan tanda-tanda maka operasi pencarian dinyatakan ditutup,” jelasnya. (*)

Tulis Komentar

News Feed