oleh

Indonesia Cerdas Desa Kembangkan Sorgum di Waykanan

WAY KANAN – Sebuah lembaga nirlaba bernama Indonesia Cerdas Desa (ICD) Center melaksanakan program pengembangan Sorgum Manis Bioguma Agritan bekerjasama dengan Kementrian Pertanian Republik Indonesia di Kampung Marga Jaya Kecamatan Negara Batin Kabupaten Way Kanan, Rabu (2/12/2020).

Kegiatan itu dihadiri oleh Ketua Umum ICD M.Taufik, Camat Negara Batin, Kapolsek Negara Batin serta Ujang Riwaldi dari Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Holtilultura Propinsi Lampung yang didampingi oleh M. Zaimudin Akbar dari kepala seksi Sertifikasi BPSB Propinsi Lampung dalam rangka pengembangan benih penjenis ( Breeder Seed/BS) VUB Sorgum Manis Bioguma Agritan.

Koordinator Wilayah ICD Propinsi Lampung Muhammad Yani mengatakan sudah saatnya ada lembaga yang hadir untuk membantu para petani agar lebih baik lagi.

Baca Juga :  ODGJ Dimandikan dan Dikasih Makan, Cuma Ada di Lampung Barat

Kehadiran ICD di Lampung salah satu dengan mengembangkan tanaman alternatif baru jenis tanaman pangan yang dapat ditanam dan meningkatkan pendapatan petani ,melalui inovasi dapat di panen 3 x setahun.

“Kehadiran Indonesia Cerdas Desa yang merupakan sebuah lembaga nirlaba yang hadir bertujuan mendampingi para petani dengan program-program pertanian yang inovatif dan berkelanjutan dari hulu hingga hilir,” tambah Yani.

Ketua Indonesia Cerdas Desa Provinsi Lampung berharap dengan menanam sorgum pendapatan petani dapat meningkat di tahun mendatang sehingga Petani menjadi Unggul dan Sejahtera menuju Petani Lampung Berjaya.

Sementara itu Ketua Umum ICD Center M Taufik mengatakan keberadaan ICD sudah ada di 7 Provinsi meliputi Lampung, Sumsel, Bangka Belitung, Kepri, Jabar, maluku dan Propinsi Papua. Untuk di Propinsi Lampung sendiri luasan penanaman telah ada di Kabupaten Way kanan, Lampug Utara, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat dan Mesuji.

Baca Juga :  Kepsek dan Guru SDN 4 Menanga Siamang Langgar Himbauan Disdik Waykanan

Di Waykanan sendiri VUB yang dilakukan penanaman kali ini ditargetkan dapat menghasilkan benih bibit untuk mendukung penanaman sorgum seluas 1.000 hektar. (Yoni)

Tulis Komentar

News Feed