oleh

Dua Pembangunan Saluran Irigasi Sawah Oleh P3A Metro Diduga Asal Jadi

Metro – Dua titik Pembangunan Saluran Irigasi Sawah, yakni di Tejosari Metro Timur dan Purwoasri Metro Utara yang dikerjakan secara Swakelola oleh P3A yang didanai dari dana APBN Kementerian PU melaluli departemen sumber air amburadul dan asal jadi, Sabtu (12/12/2020).

Pasalnya banyak paping blok yang sudah belah tetap dipasang dan diduga gak sesuai adukan karena dipegang pun rontok.

Hasil pekerjaan asal jadi itu juga sangat dikeluhkan warga pemilik lahan sawah sekitar.

Menurut salah satu warga, Eko (40). Pemerintah harus segera mengecek pembangunan irigasi ini.

“Pembangunanya sangat kurang bagus, saya yakin beberapa bulan saja pasti sudah hancur karena bangunan yang lama hanya tambal sulam,” katanya.

Baca Juga :  Wagub Imbau Prokes di Tempat Publik Diperketat

Terpisah, ketua GP3A Sekampung bunut kota Metro, Suyitno ketika ditemui mengatakan , saya tidak tau ukuran yang ada pada pekerjaan karena ukuran mengiku ti ruas areal atau dimensinya masing-masing, tapi kalau nilainya sekitar Rp 195 juta.

“Terkait pekerjaan yang dikelurahan Purwosari, bukan saya pengurusnya, saya hanya yang ada di kelurahan Karangrejo,” kelit Suyitno.

Kasie Operasional dan Pemeliharaan dinas PU dan Tata Ruang kota Metro, ketika ditemui di ruang kerjanya (11/12/2020) menjelaskan, Program kegiatan pekerjaan Saluran irigasi Sawah, sumber dananya APBN, leading sektornya Balai Besar,Dinas Pengairan Provinsi Lampung.

Program itu adalah program dari kementerian PU melalui departemen sumber daya air. dan langsung dikerjakan oleh P3A dan masyarakat.

Baca Juga :  WASPADA CELENG! Pak, Buk, Jangan Beli Daging Harga Murah

” Kota Metro mendapatkan 6 titik sedang fungsi, kami hanya rekomendasi dan menampung usulan dari P3A lalu kami buatkan usulan ke balai Besar di Bandar Lampung, ” Katanya.

Menurut Nurmanto. Yang saya tau ketua forumnya dari P3A ini adalah Suyitno Pungkasnya.(verry).

Tulis Komentar

News Feed