oleh

Tok tok tok, Hakim Bebaskan Syamsul Arifin

Haluanlampung – Majelis Hakim yang diketuai Jhonny Butarbutar memutus bebasmantan Ketua DPD Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesian (AKLI) Lampung Syamsul Arifin terkait UU ITE di PN Tanjungkarang, Senin siang (14/12).

Hakim memerintahkan JPU membebaskan langsung Syamsul Arifin, merehabilitasi nama baiknya, serta mengembalikan semua handphonenya.

Sebelumnya, JPU menuntut Syamsul Arifin 4 tahun penjara sesuai Pasal 27 ayat 3 UU ITE juncto pasal 45 ayat 1 UU RI Nomor 11 Tahun 2008.

David Sihombing, pengacara Syamsul mengatakan putusan tersebut sudah sesuai dengan perundangan-undangan. Dia bersyukur majelis hakim adil.

Sementara Syamsul Arifin yang juga berprofesi sebagai advokat mengatakan keputusan tersebut sesuai dengan fakta persidangan. “Semua tuduhan tak ada yang bisa dibuktikan,” katanya.

Baca Juga :  Tekab 308 Polres Metro Tangkap Pelaku Begal hingga ke Bekasi

Perkara ini bermula dari laporan Napoli Situmorang yang melaporkan ke kepolisian atas dugaan penghinaan lewat SMS yang diduganya dilakukan Syamsul Arifin pada 7 Februari 2013. Rupanya, ada kata-kata dalam SMS yang membuatnya tersinggung, yakni: tolol, goblok, dll.

Namun, selama proses persidangan, semua tuduhan tak terbukti, baik keterangan saksi maupun barang bukti.

Samsul Arifin menduga ada agenda lain upaya menyeratnya secara hukum lewat UU ITE.

Dalam kesimpulan pledoi yang diberinya judul A Pledoi from Behind The Bars, Syamsul Arifin menyimpulkan bahwa dirinya jadi tersangka dan terdakwa bukan karena tindak pidana penghinaan melainkan sengaja dibidik karena dianggap mampu menghancurkan konspirasi jahat yang mengangkangi dan mengakali aset-aset perkara-perkara yang sudah inkrach.

Baca Juga :  Kompol Edhie Pratama Lakukan Donor Darah

Namun, dia tak rinci perkaranya.(*/iwa)

Tulis Komentar

News Feed