oleh

Dagdigdug Menjelang Putusan Sidang TSM Pilwakot Bandarlampung

 

Haluanlampung – Persidangan dugaan pelanggaran politik uang terstruktur sistematis dan masif (TSM) Pilwakot Bandarlampung sudah berakhir pada Rabu (30/12)lalu. Pada hari itu, pelapor dan terlapor sudah menyerahkan kesimpulannya secara tertulis tanpa dibacakan oleh Majelis.

Selanjutnya, Majelis akan membacakan putusannya pada Rabu (06/01).

Apa putusan majelis?

Tentu tak ada seorang pun yang tahu. Kedua kubu mau tak mau harus sabar menunggu, tentunya dengan hati yang berdebar-debar.

“Kami menunggu saja apa keputusan Majelis sidang Bawaslu. Kami berdoa semoga apa yang kami yakini sejalan dengan majelis sidang. Tentunya kami yakin memenangkan persidangan ini, karena fakta persidangan membuktikan
secara terang benderang semua yang kami laporkan,” ujar Yusuf Kohar, paslon 02.

Sebelumnya, Kuasa Hukum Pelapor paslon 02, Gugum M Ridho Putra mengatakan paslon 03 terbukti memperoleh keuntungan, dan saksi-saksi dari terlapor tidak ada yang bisa membantah hal itu.

“Dari semua bukti dan saksi yang kami ajukan, mereka tidak menghadirkan saksi fakta atau ahli yang bisa membantah itu, termasuk calon juga tidak bisa membantah, jadi terindikasi terbukti, bahkan tidak terindikasi lagi TSM,” ujarnya.

Sementara itu, kuasa hukum terlapor Fauzi Heri mengatakan, pihaknya optimis memenangkan sidang Bawaslu ini. Sebab, Dalil yang diajukan dan saksi yang dihadirkan pelapor tidak sinkron.

“Jadi kami optimis dalam laporan ini tidak terbukti. Pada prinsipnya pelanggarannya perbuatan calon yang melakukan politik uang, ini sama sekali tidak kita lihat dalam proses pembuktian,” kata dia.(*/IWA)

 

Tulis Komentar

News Feed