oleh

Sering Akibatkan Lakalantas, Warga Lingkungan Seranggas Swadaya Perbaiki Jalan Raya

Lampung Barat – Warga lingkungan seranggas kelurahan pasar Liwa kecamatan Balik Bukit kabupaten Lampung Barat (Lambar) secara swadaya melakukan penimbunan jalan penghubung jalur dua pasar Liwa dengan jalur dua seblat, Minggu (3/01/2021).

Penimbunan dilakukan dengan menggunakan Pasir Batu (Sirtu) yang di beli secara swadaya oleh masyarakat menggunakan dana sumbangan sukarela dari masyarakat Lingkukungan setempat.

Kepala Lingkungan (Kaling) Seranggas Nopri dilokasi mengatakan, gagasan penimbunan jalan yang merupakan kewenangan pihak Pemerintah Kabupaten tersebut muncul dari masyarakat sekitar yang merasa resah.

Sebab dalam beberapa bulan terakhir, sering terjadi kecelakaan utamanya malam hari yang melibatkan pengguna kendaraan sepeda motor, diakibatkan jalan yang berlubang hingga kedalaman 20-30 Cm.

Baca Juga :  Gerebek Judi Sabung Ayam, Polisi Amankan 2 Ayam Jago

” Ini kita lakukan secara swadaya mas, sebab kalo malam hari disini sering terjadi kecelakaan utamanya pengguna sepeda motor, jadi setelan kita urun rembuk kita sepakat melakukan penimbunan dengan Sirtu yang di beli dari dana sumbangan masyarakat”, ujar Nopri.

Selain sering terjadi kecelakaan sepeda motor ketika malam hari, akibat jalan berlubang beberapa kendaraan roda empat juga sering mengalami kerusakan akibat terperosok akibat jalan tergenang ketika hujan.

Nopri menuturkan, jalan yang sering digunakan sebagai jalan alternatif menuju Sumatra Selatan tersebut, diketahui baru saja di perbaiki dengan cara tambal sulam pada akhir 2019 lalu.

Namun akibat mobilitas pengguna jalan yang cukup tinggi dengan tonase kendaraan yang berat jalan tersebut banyak yang mengalami kerusakan dan berlubang sejak pertengahan tahun 2020 lalu.

Baca Juga :  Bupati Tanggamus Menjadi Salah Satu Dari 20 Orang yang Divaksin di Lampung

“Jalan ini sebetulnya baru di tambal sulam pada 2019 lalu, tapi jalur ini kan cukup padat, selain di gunakan sebagai jalur alternatif Menuju Sumsel jalan ini juga merupakan jalur utama pengangkutan sayuran dari seputaran Seblat yang merupakan daerah penghasil sayuran terbesar diLambar” ungkap Nopri.

Mewakili masyarakat sekitar lingkungan setempat Nopri berharap keluhan masyarakat segera mendapat perhatian pihak Pemkab Lambar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang membidanginya.

“Saya mewakili warga lingkungan Seranggas berharap, keluhan warga terhadap jalan yang rusak segera mendapat perhatian dari pihak Pemkab melalui dinas PUPR agar segera memperbaikinya, sehingga masyarakat tidak lagi mengeluh akibat kendaraannya sering nyangkut akibat jalan berlubang,” pungkasnya. (*)

Tulis Komentar

News Feed