oleh

Saya, Khoir dan Heri Ch Burmelli

Oleh Iwa Perkasa

PEREMPUAN itu bernama Fatikhatul Khoiriyah, masih muda lahir April 1982 lalu. Dia akrab dipanggil Khoir (khair: dalam bahasa Arab berarti baik). Kini, Khoir menjadi sosok perempuan yang sangat terkenal di Lampung, bahkan menandingi popularitas Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik), senior sekaligus teman se-ideologi Khoir.

Khor menjadi sangat terkenal setelah menjadi Ketua Majelis Sidang Penanganan Pelanggaran Administrasi TSM (terstruktur, sistematis, masif) Pilkada Bandarlampung dan Lampung Tengah di Hotel Bukit Randu, di mana salah satu putusannya membatalkan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung No urut 03 (Eva-Deddi).

Berita terkait: Diskualifikasi Paslon 03: Deuce dan Advantage di Ujung Laga

Dan saya jatuh hati padanya. Tapi bukan karena putusan itu, karena saya percaya keputusan majelis (tentunya ada kontra) diputuskan dengan sangat teliti dan cermat.

Saya jatuh hati pada perempuan mungil itu justru tatkala dia mengetukkan palu. Untuk saya, moment ketuk palu Khoir itu sangat “jantan” untuk seorang perempuan. Lebih dari itu, saat ia mengayunkan palu, Khoir terlihat seksi dan tampak sebagai orang yang merdeka, tanpa beban dan manis.

Dan, rupanya saya tak sendiri. Ada pula teman sejawat yang sepertinya juga menyukainya.

Teman saya itu bernama Heri Ch Burmelli. Ia adalah teman yang kocak, itu sebabnya kami akrab memanggilnya Heri Cihuy.

Heri Cihuy menulis di akun Facebooknya: “Telat dah… Andaikan Fatikhatul Khoiriyah belum punya suami…”.

Status itu diupload Rabu, 6 Januari 2021, pukul 13.00 WIB lewat dikit atau beberapa menit sidang perkara penanganan pelanggaran TSM ditutup.

Saya yakin Heri menyaksikan jalannya sidang lewat siaran langsung di Facebook yang disiarkan langsung Humas Bawaslu Lampung. Tapi saya tak tahu persis apa maksud dari ketikannya itu. Saya hanya bisa menduga, mungkin Heri juga telah jatuh hati, atau jangan-jangan…?

Sialan Heri!


Berikut Profil Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah, S. HI., M.H

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran
Lahir 5 April 1982 di Sumbersari

Riwayat pendidikan:
MI Darul Huda Lampung Timur, MTS Darul Akmal Metro, MA Darul Huda Lampung Timur, Fakultas Syari’ah IAIN Raden Intan Lampung Tahun 2009, dilanjutkan Magister Hukum Universitas Jayabaya Jakarta Tahun 2011 dan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) PERADI Tahun 2011.

Riwayat pekerjaan:
Staff Khusus Komisioner Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) pada Tahun 2010-2011, lalu menjadi Tenaga Profesional pada Divisi Hukum dan Penangan Pelanggaran Panwaslukada Prov. DKI Jakarta Tahun 2011-2012, dan sebagai Pimpinan Bawaslu Provinsi Lampung Tahun 2012-2017.

Riwayat organisasi:
Pernah tergabung menjadi Ketua Kelompok Kajian Komunitas Perempuan Progresif (KPP) Lampung Tahun 2002-2005, Sekretaris Umum Himpunan Mahasiswa Lampung Timur (HIMALATI) Tahun 2003-2006, Ketua Rayon PMII Fakultas Syari’ah Tahun 2004-2005, Ketua Umum Korps PMII Putri (KOPRI) Cabang Bandar Lampung Tahun 2005-2006, Anggota Dewan Legislatif Mahasiswa Institut Raden Intan (DLM-I) Tahun 2006-2008, Fokal Point Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Provinsi Lampung Tahun 2007-2008, Sekretaris Bidang Advokasi dan Kebijakan Publik KOPRI PB PMII Tahun 2008-2011, Wakil Bendahara PB PMII Periode 2011-2013.(*)

Tulis Komentar
Baca Juga :  Penetapan 4 Paslon Terpilih Tak Bersengketa Tunggu BRPK

News Feed