oleh

Tujuh Warga Pekon Pamenang Tandatangani Penyerahan Akte Perdamaian Sangketa Tanah

Pringsewu – Tujuh warga pekon Pamenang menandatangi penyerahan akte perdamaian ,dengan pihak Sutoyo (cun-cun) terkait sengketa tanah akibat pembagunan bendungan way sekampung di kantor BPN kabupaten Pringsewu, Jumat (15/1/2020).

Dari 15 warga yang menerima ganti rugi ini pembebasan pembagunan bendungan way sekampung,7 warga pemenang ,sudah menandatangani akte perdamaian dengan pihak Sutoyo di kantor BPN di hadiri kuasa hukum Suyoto yaitu ipen aidyan SH dan disaksikan langsung petugas BPN kabupaten

Dalam keterangan nya Ipen Aidyan SH, saat di temui di depan kantor BPN mengaku ,penandatanganan akte perdamaian (Dading)sudah kler di tahun 2018 yang lalu .

Sejauh ini baru 7 warga pemenang yang sudah menandatangani peryataan penyerahan tanah,tanam tumbuh kepada Sutoyo.(klien kami-red)

Baca Juga :  39 Pejabat Administrator & Pejabat Pengawas Pemkab Pringsewu Dilantik

“Untuk ke 7warga pemenang yang sudah datang pada hari ini,sudah di verifikasi oleh BPN” sebagai mana yang tertuang dalam akte perdamaian (Dading) kata lpen, saat di temui di depan kantor BPN, Jumat (15/1/2020).

Lanjut ,lpen dalam kasus ini,tidak ada unsur paksaan ,dalam penyerahan tanah ,tanam tumbuh,kepada Sutoyo .

“Semua warga yang datang pada hari ini,hususnya 7warga dari 15 yang akan menyerahkan ,berjalan dengan damai”ucapnya.

Kuasa hukum Sutoyo ,(lpen aidyan .SH) memastikan bahwa ,bila nanti ada ganti rugi dari pembebasan lahan proyek bendungan way sekampuh,tidak ada bahasa lima puluh limah puluh, hanya kebijakan dari klien kami,

Dan hal itu tidak ada di akte perdamaian (Dading) tegas lpen.

Baca Juga :  Latar Belakang Ilmu Kesehatan Nilai Plus Calon Kadiskes Lambar

Di lain pihak ,kasi badan pentanahan (BPN ) Pringsewu Sarif maruf.s ,saat di kofirmasi terkait penyerahan akte perdamaian (Dading) ke 7warga pemenang kepada pihak Sutoyo (Cun-cun) ,dibenarkan oleh pihak BPN.

“Tugas kami , hanya memverifikasi bahwa benar pihak masarakat menyerahkan tanah ,tanam tumbuh kepada Sutoyo,berdasarkan akte perdamaian (Dading) yang di buat pada waktu itu” kata Sarif.

Bunyi dari akte perdamaian tersebut ,kata Sarif, bahwa benar,masarakat menyerahkan seutuhnya tanah ,tanam tumbuh kepada Sutoyo , yang selama ini di klim oleh Sutoyo .(her)

Tulis Komentar

News Feed