oleh

Tak Kenal Kata Terlambat, Ibu-ibu Lansia di Mesuji Giat Belajar Ngaji

-DAERAH, MESUJI-100 views

Mesuji – Belajar membaca Alquran memang selalunya identik dengan anak usia dini, namun tiada istilah terlambat dalam hal kebaikan dimungkinkan telah menyatu pada pemikiran puluhan ibu ibu yang kini giat mempelajari huruf serta membaca ayat alquran.

Di motori oleh Ketua muslimat nahdhatul ulama, Hj Elfianah, kini beberapa tempat majlis taklim yang jamaahnya adalah para kaum wanita yang tergolong berusia dewasa juga lanjut, giat melaksanakan kajian atau pembelajaran tentang bagaimana cara membaca ayat suci yang terkandung dalam kitab suci agama islam tersebut.

Hj Elfianah yang juga ketua DPRD kabupaten Mesuji itu sempat memposting kegiatan tersebut di akun media sosial miliknya dengan caption ” Nampak setua ini masih semangat untuk belajar mengaji, semangat terus ibu-ibu dan mbah-mbah.

Baca Juga :  Tekab 308 Polres Tanggamus Berhasil Bekuk Tersangka Anirat

Mencari ilmu itu seperti halnya ibadah, mengungkapkannya seperti halnya bertasbih, menyelidikinya seperti halnya berjihad, mengajarkannya seperti halnya bersedekah, dan memikirkannya seperti halnya berpuasa” tulinya.

Saat dikonfirmasi pihak media, Istri mantan Bupati Mesuji itu mengatakan bahwa kegiatan tersebut berlangsung dua kali dalam sepekan

“Di Desa Mukti Jaya Mas, lansia belajar ngaji ada yang masih iqro ada yang sudah alquran, ngajinya seminggu dua kali dirumah ketua muslimat, ” ungkapya.

Ia juga menandaskan bahwa bukan hanya lansia saja yang mengikuti namun banyak juga golongan ibu ibu muda,

“Kalau ada yang muda di terima juga, ini adalah salah satu program muslimat, kami ingin tidak ada lagi perempuan di Mesuji yang buta Alquran untuk bekal nanti diakhirat, ” tandasnya.

Baca Juga :  KPB Sebatas Narasi, Persawahan di Mesuji Kebanjiran Berkali-kali

Disinggung tetkait tempat juga kendala, wanita yang akran disapa Bu El ini menegaskan bahwa pihaknya telah menyediakan banyak tempat.

“Di setiap majelis taklim ada, hanya ada yang banyak ada yang sedikit karena ibu ibunya sering malu untuk belajar, ” pungkasnya. (Rado)

Tulis Komentar

News Feed