oleh

Seleksi PPNPM di PN Blambangan Umpu ‘Mengecewakan’

WAYKANAN – Seleksi Penerimaan Pegawai Pemerintah Nonpegawai Negeri (PPNPN) tahun anggaran 2021 di lingkungan Pengadilan Negeri Blambangan Umpu menuai kekecewaan.

Pasalnya setelah mengikuti berbagai tahapan seleksi yang cukup melelahkan, pihak panitia seleksi mengeluarkan pengumuman Nomor W.9.U9/1121/KP.00.2/XII/2020 ,tertanggal 30 Desember 2020 kelulusan atas 7 peserta dengan formasi 3 orang pramu bhakti atas Nama Rosdayanti, Sunarsih, dan Widya Saputri, 2 orang Driver atas nama Taproni Anisar dan Asrul Rasid, 2 orang Security atas Nama Weli Pratama Putra dan Heriwanto.

Namun anehnya pihak Pengadilan Negeri Blambangan Umpu menganulir pengumuman tanggal 30 Desember 2020 tersebut dan mengeluarkan pengumuman Baru Nomor : W9.U9/KP.00.2/I/2021 tertanggal 12 January 2021 dimana dalam penguman tersebut dua orang yakni Rosdayanti (Pramu Bhakti) dan Taproni Anizar (Driver ) dinyatakan tidak lulus.

Baca Juga :  Hore !! Dishub Lambar Bakal Gunakan Smart Card

Salah seorang peserta menyatakan kekecewaan atas dianulirnya dirinya selaku salah satu pesetta yang lulus formasi PPNPN dan hanya diterima selaku Tenaga Kerja Sukarela ( Tks).

“Saya sangat kecewa atas keputusan ini, seharusnya pihak.pengadilan meninjau ulang pengumuman tanggal 12 januari 2021 itu , karena merugikan saya,” ujar sumber yang minta namanya disamarkan.

Pihak Pangadilan Negri Blambangan Umpu Melalui Bagian Humas Andre Jevi Surya,S.H bahwa pengumuman tanggal 30 Desember 2020 tersebut adalah kesalahan atau maladministrasi.

“Pemgumuman yang saya tanda tangani itu atas nama ketua, padahal seharusnya yang tanda tangan pak ketua pantia yakni M Budi Dharma,SH.MH,” kata Andre.

Menurut Andre dirinya menandatangani surat pengumuman tanggal 30 desember 2020 tersebut berhubung ketua Panitia seleksi sedang Cuti.

Baca Juga :  Meledak lagi, Positif Covid-19 di Lambar Bertambah 25 Kasus

“Karena tidak adanya pelimpahan kewenangan itu lah maka pengumuman tanggal 30 menjadi maladministrasi.” jelasnya.

Sesuai diumumkan di wbsite pada tanggal 30 Desember 2020,Andre mengaku.mendapat mandat selaku ketua panitia penerimaan PPNPM.

Dari hasil evaluasi tahapan seleksi ternyata ada tahapan yang terlewati yakni wawancara pesert dengan pimpinan Pengadilan Negeri Blambangan Umpu.

“Tahapan seleksi diikuti oleh 14 orang peserta dan dari hasil wawancara dengan peserta, maka dua peserta yang sebelumnya dinyatakan lulus terdegradasi dan digantilan dengan orang lain,” beber Andre.

Andre Jevi Surya selaku.Humas pengadilan Negeri Blambangan Umpu dan ketua Panitia seleksi penerimaan PPNPM mengatakan kepada seluruh peserta sudah menjelaskan terkait adanya maladministrasi, sehingga dua peserta yang tadinya sudah dinyatakan.lulus akhirnya dianulir dan digantikan peserta lain. (Red/JJ)

Tulis Komentar

News Feed