oleh

Pemkab Lampura Gelar Sosialisasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Lampung Utara – Pemkab Lampung Utara gelar sosialisasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 lintas sektor dan instansi, di Aula Siger Kantor Pemkab Lampura, Rabu (20/01/2021).

Sosialisasi ini dipimpin oleh sekretaris daerah Drs.Lekok,MM dan membahas tentang akan dilakukannya vaksinasi di Lampung Utara yang diperkirakan pada Februari mendatang.

Lekok juga mengatakan, sebelum akan dilakukannya vaksinasi maka harus dilakukannya pemeriksaan terlebih dahulu, apakah seseorang tersebut dapat di vaksin atau tidak?. “Harus diperiksa dulu apa bisa di vaksin atau tidak?, karena ada beberapa kategori yang dapat di vaksin atau tidaknya,”katanya.

Tidak hanya itu, lekok juga menjelaskan bahwa pada saat kegiatan vaksinasi ini dilakukan maka harus juga melibatkan semua unsur, baik itu tokoh adat, tokoh masyarakat, ataupun tokoh agama. Karena unsur tersebut juga sangat berperan penting yang akan berfungsi untuk mensosialisasikan vaksin tersebut.

Baca Juga :  Dukung Gerakan Membaca Buku, Kapolres Lampura Resmikan Taman Bacaan Anak

Dr.Maya Manan selaku Plt Kadis Kesehatan menerangkan, bahwa tahap pertama vaksinasi dituju kepada tenaga kesehatan sebanyak 2.835 (dua ribu delapan ratus tiga puluh lima) orang.

Dengan rincian di 27 Puskesmas sebanyak 1.614 (seribu enam ratus empat belas) orang, 2 rumah sakit yaitu RSUD May Jend Ryacudu dan Handayani sebanyak 1.059 (seribu lima puluh Sembilan) orang, tenaga kesehatan di Polres dan Kodim sebanyak 12 (dua belas) orang, dan di Klinik Swasta sebanyak 150 (seratus lima puluh) orang.

Dijelaskan juga olehnya bahwa vaksinator telah melakukan pelatihan dan vaksin tersebut akan tetap dijaga dalam sarana/prasarana yang bersuhu 2-8 derajat Celcius. “Untuk sekarang vaksinator atau yang akan memberi vaksin tersebut sudah dilakukan pelatihan dan vaksin akan dijaga dengan suhu aman 2-8 derajat celcius,”kata Maya Manan.

Baca Juga :  Teeeeettttt!!! Mega Proyek di Mesuji Resmi Dimulai

Selain itu disampaikan juga oleh Maya Manan bahwa yang tidak diharuskan melakukan vaksinasi adalah ibu hamil dan seseorang yang telah atau pernah terkena virus Covid-19. (*)

Tulis Komentar

News Feed