oleh

Tinggal Sesalan !… Prokes Sempat Kendor, kini Lambar Zona Merah

Lampung Barat – Pasca ditetapkannya Kabupaten Lampung Barat (Lambar) sebagai zona merah atas meningkatnya angka penyebaran warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 bersama dengan tujuh Kabupaten/ Kota lainnya di Provinsi Lampung.

Kini masyarakat harus kembali dihadapkan rasa was-was untuk beraktifitas sebagaimmana biasa, apalagi menyusul larangan yang diberikan Pemerintah setempat kepada masyarakat untuk tidak menyelenggarakan hajatan dan kegiatan apapun yang menyebabkan kerumunan, tak terkecuali Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Sementara itu, Sekertaris Satuan Tugas (Satgas) Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Lampung Barat (Lambar), Maidar, akui Protokol Kesehatan (Prokes) di masyarakat sempat kendor, yang menjadi penyebab penularan Covid-19 sangat pesat.

Maidar mengatakan, Banyak faktor penyebab terjadinya peningkatan masyarakat terpapar Covid-19, bisa dari luar daerah bahkan sebagian tertular dari masyarakat Lambar atau transmisi lokal.

Baca Juga :  Puluhan Personel Polres Pringsewu Terjun Langsung Dalam Pengamanan Kunjungan Menteri

“Kita ga tau ya badannya sehat ternyata dia Orang Tampa Gejala (OTG), dan bisa saja ketika berintraksi dengan orang lain imun lawannya lemah, itu salah satunya,” ungkap Maidar.

Dapat juga dari lokalan seperti adanya claster hajatan (Nayuh) jadi banyak sebab terjadinya terkonfirmasi Covid-19. Namun pihaknya juga mengakui jika kesadaran masyarakat terhadap prokes sempat kendor.

Pihaknya saat ini telah melakukan upaya pencegahan agar tidak terjadinya klaster baru dengan gotong-royong bersama Pemerintah paling bawah (Pekon) untuk mengantisipasi meluasnya virus ini.

“Kita akan Lebih memaksimalkan lagi peran Satgas Pekon, Kecamatan dan kabupaten, juga mendata masyarakat yang masuk dan keluar Lambar,” ungkap Maidar.

kata Maidar, selain melalui pemerintah pekon pihaknya juga akan memberikan sosialisasi dan pengawasan langsung seperti halnya prokes di pasar tradisional, sebab Pasar merupskdn tempat yang sangat rentan terpapar Covid-19 karena tempat berkumpulnya masyarakat ramai.

Baca Juga :  Dinas Kehutanan Ajak Masyarakat Berantas Pembalakan Liar

“Kita akan lebih intensif lagi memberikan edukasi kepada masyarakat untuk selalu mentaati protokol kesehatan serta bekerjasama dengan pemerintah kecamatan dan Pekon agar Lambar kembali menjadi salah satu daerah yang zero Covid-19 dengan predikat zona hijau,” pungkasnya. (Rifai)

Tulis Komentar

News Feed