oleh

Rekor Baru! Korupsi Asabri Rugikan Negara Rp22 T

Haluanlampung.com – Rekor baru korupsi terpecahkan oleh PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri). Nilainya mencapai 22 triliun, lebih besar dari korupsi Jiwasraya Rp16,8 trilun.

Jaksa Agung ST Burhanuddin membuka angka kerugian negara akibat korupsi Asabri itu, kemarin, Selasa (26/1) dalam Rapat Kerja dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Katanya, nominal tersebut diperoleh berdasarkan hasil perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Jadi hasil perhitungan BPKP Itu Rp17 triliun, tapi kami menggunakan BPK Rp22 triliun sekian,” kata Burhanuddin.

Sejauh ini, Kejagung telah menyita aset senilai sekitar Rp18 triliun terkait kasus tersebut.

“Tapi akan lacak terus,” ujarnya.

Burhanuddin mengaku telah mengantongi tujuh calon tersangka dalam kasus dugaan korupsi Asabri.

Baca Juga :  Satnarkoba Polres Pringsewu Tangkap 6 Penyalahguna Narkoba

Dua dari tujuh calon tersangka itu merupakan sosok yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi Asuransi Jiwasraya.

Kasus dugaan korupsi Asabri ini sempat ditangani Polri. Setidaknya, ada tiga laporan yang didalami Korps Bhayangkara. Namun, belum ada tersangka yang dijerat Polri dalam kasus dugaan korupsi itu.

Polisi mendalami dugaan pelanggaran dalam Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-undang nomor 21 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana korupsi sebagaimana diubah dalam UU nomor 20 Tahun 2001 dan Pasal 3 dan atau Pasal 4 atau Pasal 5 Undang-undang nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo Pasal 55 ayat (1) KUHP.

Baca Juga :  Pejabat PUPR di Tanggamus Kayak "Kucing", Dimintai Konfirmasi Malah Kabur... Eh, Sontoloyo...!!!

Informasi mengenai dugaan korupsi di PT Asabri pertama kali disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD pada Januari lalu. Dia menduga terdapat korupsi dalam tubuh perusahaan asuransi pelat merah tersebut.

(*/iwa)

Tulis Komentar

News Feed