oleh

Bupati Pesawaran Hadiri Entry Meeting BPK RI Perwakilan Lampung Melalui Daring

PESAWARAN – Dalam rangka pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2020 pada Pemerintah Daerah se-Provinsi Lampung. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Lampung adakan kegiatan entry meeting melalui daring.

Pada kegiatan acara tersebut, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhon didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) berserta seluruh pejabat utama dan para Kepala OPD,, sedang mengikuti jalanya acara entry meeting Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Lampung yang diadakan di Aula Pemkab setempat, Rabu (27/1/2021).

Kepala BPK Perwakilan Provinsi Lampung, Andri Yogama mengatakan, kegiatan ini di ikuti oleh seluruh Kepala Daerah seProvinsi Lampung. Dan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) pada tahun 2020.

“Kami mohon maaf, kegiatan entry meeting ini dilaksanakan secara daring, karena masih dalam kondisi pandemi. Mari kita memanjatkan doa kepada Allah SWT agar pandemi Covid-19 cepat berlalu dan kita diberi kekuatan melewati pandemi ini,” ujar Andri, saat mengawali sambutan secara virtual.

Baca Juga :  Ratusan Murid SMP KB Sisiri Sampah di Sepanjang Jalan Tiyuh Panaragan

Andri menjelaskan, nantinya pemeriksaan laporan keuangan yang dilakukan oleh BPK akan dilaksanakan dalam dua periode. Dia menyatakan, selama 30-35 hari kedepan pihaknya akan melakukan pemeriksaan rinci sebelum terbitnya LKPD.

“Insya Allah akan dimulai hari ini, Rabu (27/1/2021). Nanti secara teknis para Ketua Tim akan menghubungi bapak ibu secara terpisah,” ungkap Andri.

Ia meminta pemeriksaan dilakukan secara offline tetapi bisa dijuga Online tergantung kondisi pandemi saat ini. Untuk itu, dirinya meminta para kepala daerah menunjuk Liaison Officer (LO) yang kompoten untuk mendampingi BPK dalam melakukan pemeriksaan.

“Kami akan berkunjung secara offline, tetapi apabila ada perkembangan situasi di lapangan yang dapat mempengaruhi kesehatan tim audit, maka pemeriksaan akan dilakukan secara online,” tuturnya.

Baca Juga :  Kopi dan Gula Aren Rantau Temiang, Way Kanan Tembus Pasar Luar Provinsi Lampung

Pada kesempatan itu, Andri juga menga takan kepada para kepala daerah untuk secara bersama menjaga agar pelaksanaan pemeriksaan dapat berjalan kondusif dan lancar, sehingga dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

“Jadi, jika ada tawaran untuk mempertahankan atau meningkatkan opini dari internal atau pihak lain, tolong diabaikan. Karena opini ini merupakan hasil kerja keras dari bapak ibu sekalian. Bukan dari orang lain atau pihak lain,” kata Andri.

Andri juga meminta para kepala daerah untuk tidak memberikan imbalan kepada tim yang melakukan pemeriksaan di masing-masing pemerintah daerah setempat.

“Kami berharap bapak ibu tidak menawarkan apapun kepada tim kami. Karena mereka akan menerima sanksi, bukan hanya satu tetapi dua. Pertama pelanggaran kode etik dan hukuman disiplin PNS. Kami hanya menilai, apapun nilainya itu hasil kerja keras dari bapak ibu,” tandasnya.

Baca Juga :  Bocah Penderita Tumor Tulang Meninggal Dunia

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Pesawaran di bawah pimpinan Dendi Ramadhona berhasil mendapat predikat Wajar Tanpa Kecuali (WTP) secara berturut sebanyak empat kali. (Mus)

Tulis Komentar

News Feed