oleh

Pupus, Upaya Hukum Yusuf-Tulus

HALUANLAMPUNG – Pupus sudah upaya Yusuf-Tulus mencari keadilan. Setelah gagal di Mahkamah Agung (MA), pasangan calonkada Pilkada Bandarlampung ini batal pula melanjutkan gugatannya di Mahkamah Konstitusi (MK).

Melalui kuasa hukum Ahmad Handoko dan Yopie Hendro, paslon 02 ini akhirnya memilih untuk mencabut gugatan
Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) pada Sidang Pendahuluan di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (28/1).

Drama proses pencabutan gugatan perkara bernomor 25/PHP.KOT-XIX/2021 ini berlangsung singkat.

Usai kuasa hukum 02 memastikan mencabut gugatannya, Majelis hakim MK langsung mempersilakan semua pihak yang ada, mulai dari kuasa hukum pemohon Yusuf-Tulus, termohon KPU Bandarlampung, dan pihak terkait kuasa hukum Eva-Deddy untuk keluar dari persidangan.

Baca Juga :  UBL Gelontorkan Berbagai Kebijakan Sosial Selama Pandemi Covid-19

Dengan berakhirnya “drama” sidang pendahuluan di MK itu, maka berakhir pula upaya hukum paslon 02 mencari keadilan.

Kini yang tersisa adalah kasus dugaan penggunaan ijazah palsu oleh calon walikota (cawakot) Bandarlampung Eva
Dwiana.

Kasus ini sudah masuk ke Mapolda Lampung pada Senin (4-1-2021). Pelapornya organisasi Informasi Sosial Indonesia (Infosos) Provinsi Lampung.

Koordinator Tim Advokasi Yutuber, Ahmad Handoko mengatakan, Eva menggunakan ijazah atau gelar akademik Strata II (S2) itu  saat mendaftar dalam Pilkada tahun 2020.

Hingga kini, belum ada keterangan sejauhmana progress dari kepolisian atas laporan ini.

(iwa)

 

Tulis Komentar

News Feed