oleh

Jembatan Amblas Akibat Banjir, Pemkab Pesawaran Respon Cepat Bangun Jembatan Sementara

PESAWARAN – Respon cepat tanggap Pemerintah Kabupeten Pesawaran terhadap musibah bencana alam maupun dalam penanganan pencegahan wabah penyakit virus corona, patut mendapatkan apresiasi.

Pasalnya, setelah Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mendatangkan Vaksin untuk warga masyarakat Bumi Andan Jejama agar terhindar dari wabah penyakit Covit 19, kali ini

Dendi melalui Kadis PUPR Zainal Fikri, telah membuatkan jembatan senentara. yang menghubungkan Dusun Way Linti dan Dusun Gunungrejo, Desa Wiyono Kecamatan Gedongtataan yang amblas diterpa banjir pada tselasa 26 januari lalu.

Diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pesawaran Zainal Fikri, meskipun jembatan itu sudah diperbaiki, namun kendaraan yang melintas harus dibatasi.

Baca Juga :  Polres Tanggamus Gelar Deklarasi Pencanangan Pembangunan ZI Menuju WBK

“Iya, sudah selesai diperbaiki, ini juga berkat bantuan masyarakat sekitar sehingga perbaikannya cepat selesai,” ungkapnya, Kamis (28/1/2021).

“Meskipun akses jembatan sudah bisa dilintasi oleh warga, namun jembatan ini sifatnya untuk penanganan darurat saja, makanya, besok (Jumat, 29 Januari 2021) kami bersama Aparatur desa Wiyono akan memasang plang pemberitahuan bahwa, kendaraan yang boleh lewat hanya sepeda motor dan kendaraan pribadi saja,” terangnya.

Lebih lanjut lagi Fikri, sapaan akrab Kepala Dinas PUPR ini menjelaskan, mengenai untuk pembangunan jembatan permanen nya diperkirakan bisa dilakukan pada tahun depan (2022).

“Untuk pembangunan jembatan permanen rencananya akan kita usulkan pada tahun anggaran 2022, sebab, jika kita lakukan pada APBD-Perubahan 2021 kita takut waktunya tidak selesai, karena kan memang mepet waktunya,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Lampura Lantik Kepengurusan TP PKK dan Dekranasda

Sementara itu, Atmo warga sekitar mengaku senang dan berterima kasih kepada Pemerintah Daerah setempat lantaran jembatan tersebut sudah bisa dilalui.

“Senang lah mas, meskipun masih jembatan sementara, karena saya kalau mau kesawah ya lewat jembatan itu, kalau rusak seperti kemarin ya repot, apalagi warga yang ada di gunung (Dusun Gunung Rejo) susah kalau mau kepasar, apalagi jembatan ini juga sering dilewati para pendaki yang mau ke air terjun gunung betung,” ucap dia.

“Tapi ya saya berharap kalau bisa jembatan permanennya segera bisa dibangun, supaya kita tidak sulit kalau mau lewat,” tutup dia. (Mus)

Tulis Komentar

News Feed