oleh

KPU Abaikan Keputusan Bawaslu?

***
Apakah Bawaslu ikhlas dan rela keputusannya tercerabut, meski tak dibunyikan MA? Inilah pertanyaan besar yang jawabnya sangat ditunggu publik.

***

HALUANLAMPUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bandarlampung akhirnya condong memilih melaksanakan keputusan Mahkamah Agung (MA) dengan menetapkan kembali pasangan Eva-Deddi sebagai pasangan calon kepala daerah (paslonkada) Kota Bandarlampung.

“Kami sudah melakukan rapat pleno untuk menindaklanjuti putusan MA nomor 1/P/PAP/2021,” kata Ketua KPU Kota Bandarlampung Dedy Triadi, usai pleno di kantor KPU Bandarlampung Senin (01/02).

KPU Bandarlampung memberi nomor SK penetapan kembali paslon Eva/Deddi nomor 056/HK.03.1-Kpt/1871/KPU-kot/II/2021.

SK terbaru itu dengan sendirinya membatalkan keputusan KPU Kota Bandarlampung nomor 007/HK.03.1-Kpt/1871/KPU-kot/I/2021 tanggal 8 Januari 2021 yang membatalkan pasangan nomor urut 03, Eva Dwiana-Deddy Amrullah.

Baca Juga :  Sungai Kaliawi: Buawi Tertangkap, Buiwo Masih Diburu

SK pembatalan paslon Eva-Deddi oleh KPU Bandarlampung bernomor 007 merupakan pelaksanaan keputusan Majelis Bawaslu Lampung setelah bersidang berhari-hari menghadirkan dua belah pihak yang bersengketa dan memeriksa banyak saksi.

Saat itu, Majelis Bawaslu memutuskan paslon nomor urut 03 Eva-Deddi terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran TSM.

Belakangan MA melalui keputusannya bernomor 1/P/PAP/2021 menganulir putusan KPU Bandarlampung tersebut.

Namun dalam amar putusannya, MA tidak membunyikan membatalkan keputusan Bawaslu Lampung yang pada hakikatnya menjadi bagian paling subtantif dalam sengketa pilkada ini.

Hal inilah yang menjadi keheranan kubu paslon 02 Yusuf-Tulus.

“Keputusan hukum itu harus tegas, dan jelas hitam putihnya. Bagi saya, keputusan Bawaslu masih ada, dan hidup serta wajib dihormati semua pihak karena MA tidak ikut membunyikan pembatalan keputusan Bawaslu dalam putusannya,” kata Yusuf Kohar, di Bandarlampung Senin (01/02).

Baca Juga :  Minus Ridho Ficardo, Punggawa PD Berkumpul di Rumah Bang Zul

Bawaslu Masih Bungkam

Sejauh ini, pihak Bawaslu Lampung belum bersikap secara tegas dan lugas terkait nasib dan status putusannya sendiri.

Bawaslu dalam kesempatan awal atau tak lama setelah MA mengeluarkan putusannya hanya menyatakan akan menghormati putusan MA.

Hingga kini, Bawaslu Lampung belum memberikan keterangan atau pun jawaban terkait argumentasi hukum paslon 02.

Apakah Bawaslu ikhlas dan rela keputusannya tercerabut, meski tak dibunyikan MA? Inilah pertanyaan besar yang jawabnya sangat ditunggu jawabannya oleh publik.(IWA)

Tulis Komentar

News Feed