oleh

Koordinator TKSK Zarkasih Bantah Pemotongan BPNT E-Warung di Lampura

Lampung Utara – Koordinator Tenaga Kerja Sukarela Kegiatan (TKSK) Lampung Utara (Lampura) Zarkasih, membantah adanya pemotongan uang Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Departemen Sosial RI kepada kube e-warung, menuding adanya pihak Supplier yang merasa tidak puas karena tidak mendapati merata pembagian BPNT ke keluarga penerima manfaat (KPM).

“Informasi itu tidak benar, tidak ada pemotongan dalam penyaluran BPNT kube e-warung, biasalah ini ada pihak supplier yang merasa tidak puas, sehingga menyebarkan isu–isu adanya pemotongan uang dalam penyaluran bantuan sebesar Rp 6.000 per keluarga penerima manfaat (KPM) per bulan,” Ujar Zarkasih.

Zarkasih menjelaskan, tidak mungkin terjadi pemotongan atau adanya pungutan sejumlah uang kepada kube e-warung maupun pihak supplier, karena dalam petunjuk dan teknis prosedur penyaluran bantuan BPNT Departemen Sosial RI penyaluran melalui langsung ke rekening kube e-warung. Kemudian supplier menyediakan barang sembako dan pembayaran melalui rekening kube e Warung.

Baca Juga :  Sebanyak 185 PPK Pemkab Tanggamus Dilantik Secara Vicon

”Jadi tugas saya selaku koordinator TKSK hanya sebatas pengawasan penyaluran BPNT ke Kube e-warung, yang ditunjuk dari Departemen Sosial RI. Tidak ada saya bisa melakukan pemotongan sejumlah uang kepada kepada kube e-warung maupun pihak supplier,” ungkapnya.

Zarkasih menyayangkan adanya informasi yang tidak benar adanya biaya siluman tidak jelas juga yg dipaksakan harus dibayar oleh para supplier yg diduga mengalir ke oknum pejabat di instansi Pemda, dan Parpol) sebesar Rp6.000 per KPM/bulan atau Rp384 juta/bulan atau Rp4,6 Milyar/tahun.

”Saya tidak pernah meminta sejumlah uang kepada pihak kube E warung dan supplier, apalagi sifatnya memaksa, dan tidak benar uang pemotongan tersebut mengalir ke oknum pejabat di instansi Pemda, dan Parpol,” Paparnya.

Baca Juga :  Polres Tanggamus Launching KTN Tingkat Kecamatan Sumberejo

Hal senada juga diungkapkan oleh salah satu Suplleir BPNT di Lampura bernama Kuntari yang mengaku tidak benar adanya pemotongan sejumlah uang ke pihak Supllier.

”Sejauh ini kami sebagai Supllier tidak pernah diminta sejumlah ungan oleh Koordinator TKSK, terkait penyaluran BPNT kube e-warung, memang kami selalu koordinasi dengan pihak TKSK terkait dalam penyeluaran bantuan semabko di lapangan,” ujarnya. (Adein/Bule)

Tulis Komentar

News Feed