oleh

AWPI Waykanan Prihatin Sekolah Kumuh

WAYKANAN – Banyaknya temuan terkait rusak dan kumuhnya sekolah dasar yang ada di Waykanan, membuat Asosiasi Wartawan Profesional (AWPI) Waykanan prihatin.

Seperti dilansir beberapa media cetak dan online yang tergabung dalam organisasi AWPI Kabupaten Way Kanan menemukan adanya temuan di salah sekolah SDN I Bandar Agung Kecamatan Banjit yang dibiarkan rusak tak terawat dan kumuh.

Ketua AWPI Way Kanan Yoni Aliestiadi mengatakan rusak dan kumuhnya sekolah-sekolah di Way kanan menandakan bahwa pihak Dinas Pendidikan dan kebudayaan Way kanan kurang perhatian dan lemah dalam pengawasan dan jarang turun ke lapangan.

“Sekolah terlihat kumuh dan rusak ini terlihat jelas bahwa sekolah tersebut dibiarkan kosong tidak ada kegiatan baik itu pembersihan atau pemeliharaan sama sekali selama ini, dikarnakan aktivitas belajar mengar memaka metode daring.” ujarnya.

Baca Juga :  Polres Tanggamus Launching KTN Tingkat Kecamatan Sumberejo

Menurut Yoni, walaupun anak sekolah diliburkan kegiatan di sekolah tetap dilakukan.

Dari informasi yang didapat dari sejumlah kepala sekolah, di masa Pandemi Covid 19 kegiatan belajar mengajar ditiadakan namun pihak sekolah harusnya tetap mengadakan kegiatan sekolah dengan memakai sistim piket yang mana kepala sekolah dan guru bergantian hadir di sekolah setiap hari kerjanya.

“Dengan adanya piket ini informasi juga dapat lancar antara dinas, sekolah dan wali murid,” jelasnya.

Ditetegaskannya, sistem piket ini juga akan membuat sekolah kelihatan ada aktifitas dengan Prokes , juga sekolah akan terlihat bersih dan asri tidak kumuh karena ada aktifitas dan guru-guru bergotong royong ikut membersihkan sekolahnya. (Yoni/JJ).

Tulis Komentar

News Feed