oleh

Herman HN Imbau Perayaan Imlek Tanpa Kerumunan

BANDARLAMPUNG – Pemerintah Kota Bandarlampung mengimbau masyarakat mengurangi pertemuan pada perayaan Imlek yang sifatnya menimbulkan kerumunan guna mencegah penularan COVID-19.

Wali Kota Bandarlampung Herman HN, Minggu (7/2) meminta pada perayaan Imlek tahun ini agar masyarakat tidak melaksanakan kegiatan yang menimbulkan penumpukan orang banyak dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat saat melakukan ibadahnya.

“Saya ucapkan Selamat Imlek bagi yang merayakan tapi protokol kesehatan tetap dijaga dan mengurangi pertemuan-pertemuan,” katanya lagi.

Kemudian, dia pun menghimbau agar kegiatan seperti Barongsai yang akan menciptakan kerumunan warga untuk tidak dilaksanakan terlebih dahulu mengingat kasus COVID-19 yang semakin meningkat setiap harinya.

Ia juga mengatakan bahwa pada libur Imlek kali ini lebih baik masyarakat tetap di rumah saja bersama keluarga dan tidak melakukan perjalanan ke tempat wisata ataupun ke luar daerah.

Baca Juga :  Peringati HPSN, PLN Peduli Sumbang Laboratorium Pengelolaan Sampah

“Kalau bisa atraksi Barongsai jangan dulu dan saya imbau masyarakat juga jangan berlibur di rumah saja sama keluarga, ini kasus COVID-19 lagi meningkat,” kata dia.

Bahkan, lanjut dia, akibat tingginya kasus COVID-19 di semua daerah, ada wilayah di Indonesia telah menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat guna menekan penyebaran virus corona.

“Lihat di daerah lain mereka sudah pembatsan sosial bersekala besar (PSBB) atau penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) lagi, kalau kita nggak sampai segitunya asalkan masyarakat ini patuh prokes, pakai masker terpenting jaga jarak dan hindari kerumunan, dan yang ga boleh resepsi pernikahan saja sementara waktu,” kata dia.

Sementara itu Pengurus Vihara Thay Hin Bio Viria, mengatakan bahwa pihaknya telah menghimbau kepada umat untuk melakukan ibadah Imlek di rumah saja bersama sanak keluarga tanpa mengurangi arti dan maknanya.

Baca Juga :  Siap-siap! Lampung Segera Vaksinasi Pak Bu Guru

“Imlek tahun ini diadakan secara sederhana,
dikarenakan COVID-19 dan tidak ada perayaan Imlek yang sifatnya bisa menimbulkan kerumunan,” kata dia.

Hanya saja, lanjut dia, ibadah perorangan masih bisa dilakukan di Vihara ini namun bergantian dengan jumlah terbatas, itu pun apabila umat benar-benar dalam keadaan sehat dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

“Bila ada yang ingin ibadah silahkan saja namun terbatas dan bergantian, dan saya juga minta sebaiknya anak kecil dan orang lanjut usia (lansia) yang memilki koormobid melakukan persembahyangan di rumah saja. Vihara tetap buka pada Jumat (11/2) dari Pukul 06.30-21.30 WIB dan Sabtu (12/2) dari Pukul 05.00-17.00 WIB,” kata dia. (Tara/JJ)

Tulis Komentar

News Feed