oleh

Pol PP Diminta Tegas Tindak Pelanggar Perda

LAMPUNG TENGAH – Komisi I DPRD Lampung Tengah (Lamteng) meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menindak tegas pelaku usaha yang melanggar Peraturan Daerah (Perda) yang telah disahkan.

Hal itu ditegaskan Ketua Komisi I DPRD Lamteng Toni Sastra Jaya, saat menggelar rapat dengar pendapat (hearing) bersama Satpol PP, dalam rangka membahas evaluasi kinerja tahun 2020 dan rencana kegiatan program di tahun 2021.

Dalam hearing tersebut, Komisi I DPRD Lamteng juga menyoroti kinerja Satpol PP Lampung Tengah yang belum menindak toko modern yang masih beroperasi, dan di duga tidak memiliki ijin sebagai toko modern tetapi hanya sebagai toko gerabatan.

“Kami minta agar Satpol PP Lamteng fokus pada penindakan toko modern yang belum memiliki ijin,” tegas Ketua Komisi I DPRD Lamteng Toni Sastra Jaya.

Baca Juga :  Bupati Tanggamus Buka Kegiatan Konsultasi Publik Penyusunan RKPD Tahun 2022

Sementara itu, berdasarkan keterangan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Lampung Tengah bahwa sejak tahun 2017 tidak pernah mengeluarkan ijin toko modern.

“Maka dari itu kita (Komisi I) akan mengundang Satpol PP dan Dinas Satu Pintu untuk mencari titik terang dari persoalan tersebut,” ujar politisi Partai Demokrat Lampung Tengah ini.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Lamteng Rosidi mengaku bahwa pihaknya belum menerima surat rekomendasi dari Dinas Satu Pintu, sehingga belum bisa bertindak apapun.

“Sampai saat ini kita belum terima surat rekomendasinya, jadi belum bisa bertindak. Kami juga berharap agar upaya penegakan Perda ada dukungan dari semua pihak terkait di Lampung Tengah, baik eksekutif maupun legislatif,” ujar Rosidi. (Rendra/JJ)

Tulis Komentar

News Feed