oleh

Pemkab Pesawaran Gerak Cepat Identifikasi Penyebab Banjir di Tiga Desa

PESAWARAN – Pemerintah Kabupaten Pesawaran langsung bergerak cepat identifikasi terhadap penyebab musibah banjir yang merendam ratusan rumah warga di Kecamatan Way Lima pada hari, Senin (15/2/2021) sekitar pukul 19.00 wib.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pesawaran Zainal Fikri mengatakan, musibah banjir ini disebabkan adanya luapan sungai Way Padang Ratu dan juga adanya aliran sungai yang berkelok-kelok serta adanya penyempitan dan penyumbatan aliran sungai yang ada dibeberapa jembatan, sehingga mengakibatkan aliran sungai tidak lancar masuk kepemukiman rumah warga.

“Setelah kita lakukan identifikasi akibat banjir semalam di sekitar wilayah Kecamatan Way Lim ini, jadi banyak banyak faktor penyebabnya, mulai dari normalisasi dan yang kedua adanya penyumbatan-penyumbatan disekitar jembatan,” ujar Fikri usai melakukan tinjauan pasca banjir di Kecamatan Way Lima, Selasa (16/2).

Baca Juga :  Pengelolaan Bumdes Pekon Nusawungu Dalam 3 Tahun Diduga Menyalahi Aturan

Dikatakan Fikri lagi, Untuk mengatasi persoalan banjir tersebut, ada beberapa opsi yang harus dilakukan di Kecamatan Way Lima. Pihaknya (Dinas PUPR Red) terlebih dahulu akan mempelajari treatmentnya harus seperti apa.

“Ya kita akan pelajari dulu, nantinya apakah harus kita melebarkan jembatan atau normalisasi sungainya, karena kita lihat juga ada titik-titik yang mengalami penyempitan, dan secepatnya kita akan lakukan tindakan khususnya terhadap titik-titik yang rawan banjir, tapi ini sifatnya hanya tanggap darurat,” jelasnya.

Sedangkan dalam pengamatan saya, sabungnya lagi, untuk di Desa Baturaja, kondisi aliran sungainya berkelok-kelok sehingga mempengaruhi kelancaran aliran sungai, seyogyanya yang berkelok-kelok itu harus diluruskan, tapi tentunya akan terkendala dengan lahan warga.

“Makanya kita akan serahkan ke Desa, agar warga bisa bermusyawarah terutama yang berkaitan dengan lahan disekitar aliran sungai tersebut, Jika warga mau menghibahkan dan sepakat untuk meluruskan sungai tersebut, maka kita siap untuk membangunya” ucapnya.

Baca Juga :  Bocah Penderita Tumor Tulang Meninggal Dunia

Lanjutnya, Fikri menerangkan lagi, mengenai penanganan banjir ini, kedepan pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Pemerintahan Desa untuk sama-sama menangani persoalan tersebut.

“Kedepannya kami akan coba untuk bersinergi dengan Pemerintahan desa, jika ada hal yang masih bisa ditangani oleh desa kita akan minta Pemerintahan desa yang ambil peran, tapi kalau memang itu ranahnya Pemerintah daerah, maka kita yang akan menangani,” tukas dia.

Hal senada dikatakan Camat Way Lima Syukur Saliyak, ia menerangkan, musibah banjir di Kecamatan Way Lima pada Senin (15/2) berdampak pada beberapa desa yang ada di Kecamatam Way Lima.

“Ada tiga desa yang terdampak banjir semalem, yaitu Desa Baturaja, Desa Sindang Garut dan Desa Sidodadi, banjir ini sudah menjadi langganan ketika sudah memasuki musim penghujan, namun banjir semalam hanya mengakibatkan ratusan rumah yang terendam, sementara ketinggian airnya mencapai 70 centimeter hingga 80” ujarnya.

Baca Juga :  Ratusan Murid SMP KB Sisiri Sampah di Sepanjang Jalan Tiyuh Panaragan

Syukur menambahkan, Sejauh ini Pemerintah Kabupaten Pesawaran juga telah memberikan bantuan berupa logistik yang berasal dari BPBD dan Dinas Sosial, serta Dinas PUPR juga telah mengidentifikasi penyebab banjir yang terjadi.

“Adapun rumah yang terendam banjir Kecamatan Way Lima, Desa Baturaja 350 KK, Desa Sindang Garut 181 KK dan di Desa Sidodadi satu gorong-gorong rusak” tutupnya. (Mus)

Tulis Komentar

News Feed