oleh

Kepala Pekon Nusawungu Diduga “Tilep” Anggaran Dana Bumdes

Pringsewu – Anggaran Dana bumdes, pekon Nusawungu kecamatan Banyumas ,di duga ditilep kepala pekon sejak tahun 2017- 2021 hingga kini dana BUMDES pekon Nusawungu patut di pertanyakan.

Dari data yang di himpun media ini, keberadaan BUMDES pekon Nusawungu sejak tahun 2019 diduga tidak aktif lagi (vakum) ,sedangkan anggaran dana desa yang di kucur kan untuk BUMDES cukup pantastis hingga 300 juta rupiah .

Dari data, dana anggaran BUMDES lingar jati pada tahun 2017 sebesar 118 juta,selanjut di tahun 2018 penambahan modal untuk BUMDES sebesar 100 juta, sedangkan di tahun 2019 mendapat suntikan lagi berkisar 85 juta,total nya anggaran BUMDES lingar jati berkisar 300juta lebih.

Bila di lihat dari berita acara pengakuan ketua BUMDES ,kepada ketua BHP pekon setempat ,diduga adanya keterlibatan kepala pekon nusawunggu (Joko suprayitno-red) dalam pengunaan dana BUMDES lingar jati ,pekon nusawunggu yang bersumber dari dana desa

Baca Juga :  39 Pejabat Administrator & Pejabat Pengawas Pemkab Pringsewu Dilantik

Terkuaknya keterlibatan kepala pekon nusawunggu ,dalam pengunaan anggaran dana BUMDES sejak kepengurusan ketua BUMDES yang baru yaitu sdr.Saeful tertuang dalam berita acara pengakuan ketua BUMDES sdr Saeful imanudin kepada ketua BHP ,juga di saksikan toko masarakat ,dengan ditanda tangani bermatrai, oada tanggal 10januari 2021 yang lalu.

Dalam isi berita acara terkait ,laporan pengunaan dana BUMDES ,juga rincian dana yang di duga di pakai (Tilep)oleh kepala pekon selama 2017-hingga 2019 ratusan juta rupiah .sejak kepengurusan di jabat oleh Saeful.

Sebelumnya ketua BHP ,pekon Nusawungu ,beberapa bulan ynag lalu Daryoto mengaku vakumnya bumdes Lingar Jati di pekon Nusawunggu, karna pergantian kepengurusan ketua BUMDES yang baru ,sejak itu toko milik desa (BUMDES) pekon nusa wunggu sudah tidak berjalan .

Baca Juga :  Plh Bupati Lamsel Buka Musrenbang di Sidomulyo

“Untuk saat ini bumdes Pekon Nusawungu tidak berjalan ,(vakum),secepatnya kita akan kumpul lagi pengurus untuk membahas masalah bumdes, bersama kepala pekon “Kata Daryanto, Jumat (27/11/2020) saat di hubungi via telpon oleh haluanlampung.com.

Di lain pihak, ternyata dana bumdes linggar jati di pekon nusawunggu asetnya cukup pantastis,ratusan juta , hal tersebut dibenarkan oleh ketua bumdes priode 2017 hingga 2020 yaitu saeful Mahmudin yang juga sebagai direktur bumdes lingar jati.

Saeful,ynag merupakan ketua BUMDES lingar jati pekon nusawunggu saat di kofirmasi terkait dana BUMDES pada haluan Lampung.com beberapa bulan yang lalu. Mengaku penyertaan modal dana BUMDES dari tahun 2017 , kita dapat penambahan modal 118,juta di tahun 2018 ada penambahan lagi 100juta sedangkan di tahun2019 penambahan lagi 85juta total kurang lebih 300juta ,kata Saeful.

Baca Juga :  PMII Lambar Adakan Bincang Jurnalistik, Junaidi : Filter Mahasiswa Dalam Bermedsos

“Untuk ditahun 2017 saja , keuntungan kita samapai 22juta ” Kata saeful.

Saat di singgung terkait pengelolan bumdes tidak berjalan Saeful, mengaku kalau bumdes tetap berjalan,tapi pengurusnya kurang aktip,

“Di bilang aktif (Beroprasi) ya , bukti gak berjalan,mau dibilang aktif ya, bumdes ya ada begitu, ” Kata saeful.

Di singung keberadaan aset bumdes, masih ada yaitu 1unit mobil dan barang matrial bangunan.

“Untuk aset, barang matrial masih ada semua, dan satu unit mobil yang di beli seharga 25juta “kata saeful, saat di hubungi via tlpn segulernya, Jumat (27/11/2020) yang lalu.(her)

Tulis Komentar

News Feed