oleh

Ratusan Sawah Kebanjiran, Ini Harapan Kades Labuhan Batin

-DAERAH, MESUJI-86 views

Mesuji – Curah hujan berlebih membuat tingginya debit air di sepanjang aliran sungai, sepertihalnya yang terjadi di desa Labuhan batin kecamatan way serdang kabupaten Mesuji.

Tingginya debit air mengakibatkan jebolnya beberapa tanggul sungai hingga air menggenangi area persawahan milik warga setempat.

Kondisi ini terjadi hampir tiap tahunya, dimana ada ratusan hektar sawah selalu terendam banjir manakala air sungai meluap.

Sebagaimana yang diungkapkan Ahmad A selaku Kapala Desa Labuhan ;atin saat dihubungi crew media haluanlampung.com, Kamis (18/02).

“Ada kurang lebih 140 hektar sawah yang terendam banjir hari ini, ya karena air sungai meluap akibat tanggul penangkisnya jebol, ” teranya.

Atas hal itu, sebagai kepala desa ia berharap agar adanya perhatian dari pemerintah daerah kabupaten Mesuji maupun Provinsi Lampung.

Baca Juga :  Sebanyak 185 PPK Pemkab Tanggamus Dilantik Secara Vicon

“Harapan agar segera di perbaiki dan di tindak lanjuti oleh pemerintah daerah karna setiap perbaikan tanggul dari dinas tidak pernah maksimal pekerjaanya udah tiga kali ini jebol, ” tandasnya.

Hal senada dikatakan luluk Apriyanto selaku sekretaris desa setempat, bahwa selain terancam gagal panen, banjir juga sudah merusak akses jalan pertanian ada beberapa titik mengalami pengikisan dan longsor.

Menurutnya ratusan hektar sawah memang sudah menjadi langganan banjir dari tahun ketahun namun hingga saat ini belum ada penanganan yang serius dari dinas terkait.

” Ya hampir setiap tahun itu banjir, selain faktor alam tanggul penangkis juga tidak kuat untuk menahan derasnya air, ” ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati Lampura Lantik Kepengurusan TP PKK dan Dekranasda

Terpisah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mesuji Sunardi SE  ketika dihubungi mengatakan pihaknya  akan turun  melihat langsung kondisi dilapangan.

“Ya Kami hari ini juga akan turun kelapangan untuk melihat langsung dilokasi ,agar nantinya kita bisa mengambil tindakan dalam penyelesaiannya,” katanya.

Sementara itu, kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Holtikultura dari dinas pertanian Halwan Istianto saat dihubungi Terkait banjir tersebut mengaku baru menerima informasi secara lisan serta belum mendapat laporan tertulis.

“Kita akan laporkan ke Kadis dan kita akan turun dan cek dilapangan,” singkatnya. (Rado)

Tulis Komentar

News Feed