oleh

Masyarakat Pulau Terluar Segera Divaksin

-KOTA-10 views

BANDARLAMPUNG – Sejumlah kabupaten di Provinsi Lampung tengah mempersiapkan skema khusus bagi pelaksanaan vaksinasi masyarakat di pulau serta daerah terluar di Lampung pada vaksinasi tahap selanjutnya.

“Meski vaksinasi bagi masyarakat akan dilaksanakan pada bulan April di tahap keempat kita telah sejak dini mempersiapkan skema pelaksanaan bagi masyarakat di pulau terluar serta daerah yang sulit akses sebab hal ini membutuhkan persiapan matang,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat, Tedi Zadmiko, saat dihubungi dari Bandarlampung, Sabtu (20/2).

Ia mengatakan persiapan yang dilakukan ialah memastikan rantai dingin yang nantinya akan digunakan pada proses vaksinasi tahap selanjutnya tetap terjaga.

“Mungkin perencanaan awal kita akan siapkan cold box (kotak pendingin) yang biasanya dapat bertahan hingga 3 hari bagi petugas agar bisa menjangkau daerah pelosok,” katanya.

Baca Juga :  Kejaksaan Negeri Bandar Lampung Terima Penghargaan Atas Bantuan Hukum Non Litigasi

Menurutnya, persiapan juga dilakukan untuk melaksanakan vaksinasi tahap kedua bagi petugas pelayanan publik serta lansia.

“Tahap pertama kita targetkan Februari terlaksana tuntas, dan untuk tahap kedua bagi pelayanan publik serta lansia kita persiapkan pula terutama di daerah terpencil dan pulau terluar karena saat ini cuaca pun masih berubah-ubah,” ucapnya.

Hal serupa juga dikatakan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus, Taman Prasi.

“Sembari menyelesaikan vaksinasi bagi tenaga kesehatan, kita masih menyiapkan mekanisme vaksinasi bagi masyarakat umum, petugas pelayanan publik serta lansia yang mungkin berada di daerah yang memiliki akses sulit serta pulau terluar,” kata Taman Prasi.

Ia menjelaskan hingga saat ini perencanaan dan perhitungan untuk mensukseskan pelaksanaan program vaksinasi COVID-19 hingga ke pelosok daerah serta pulau terluar masih terus dilakukan.

Baca Juga :  Pemprov dan Lembaga Jasa Keuangan Wujudkan One Village One Agent di Provinsi Lampung

“Kita masih memikirkan dan merancang cara melaksanakannya sebab tidak mungkin kita meminta masyarakat di pulau atau di pekon (desa) berduyun-duyun ke puskesmas utama, dimungkinkan kita akan menurunkan petugas secara langsung nantinya,” ujarnya.

Dia mengatakan sejumlah hal yang harus direncanakan secara matang ialah mengenai ketersediaan serta keamanan rantai dingin vaksin, stabilitas aliran listrik, sinyal telepon genggam untuk penyimpanan vaksin serta pencatatan, dan kesiapan petugas kesehatan untuk menangani kejadian pascaimunisasi.

“Banyak sekali yang kita persiapkan seperti mempersiapkan vaksinator, petugas KIPI, serta peralatan penunjang, lalu perlu perhitungan rinci untuk menjaga kualitas vaksin melalui rantai dingin dengan melihat stabilitas tegangan listrik, serta keterjangkauan akses menuju desa atau pulau,” ucapnya.

Baca Juga :  Yayasan Perguruan Al Kautsar dan Sekolah Tunas Mekar Indonesia Salurkan Donasi Untuk Kalsel dan Sulbar

Menurutnya, perencanaan dan persiapan tersebut mulai dilakukan lebih dini untuk mencegah adanya kendala saat pelaksanaan vaksinasi bagi desa yang sulit diakses serta pulau terluar.

“Tengah kita persiapkan dengan rinci serta tepat sasaran sembari menunggu arahan dari pemerintah provinsi serta pemerintah pusat mengenai vaksinasi tahap selanjutnya, namun intinya kita akan menyediakan cara termudah agar masyarakat desa terpencil dan pulau dapat divaksin,” tuturnya. (tara/JJ)

Tulis Komentar

News Feed