oleh

Gajah Mengamuk Rusak Puluhan Rumah, Warga BNS Mengungsi

Lampung Barat – Teror gajah yang menyebabkan 50 rumah warga rusak membuat warga dusun Talang Lokasi Pekon Sukamarga dan Talang Lokasi Pekon Hantatai Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS) mengungsi.

Dikonfirmasi haluanlampung.com Kepala TNBBS Resort Suoh, Sulki membenarkan hal tersebut

” Iya, gerombolan gajah telah merusak rumah warga dan saat ini warga yang rumahnya terdampak amukan gajah sudah mengungsi dan kita berharap jangan dahulu kembali ke kawasan tersebut mengingat situasi belum kondusif, sehingga dikhawatirkan bakal menimbulkan korban ” Jelasnya.

Adapun kata sulki, rumah yang saat ini terdampak amukan gajah dalam administrasinya masuk pada kawasan hutan lindung dibawah naungan TNNBBS dimana berdasarkan peraturannya tidak diperbolehkan untuk digunakan untuk pertanian.

Baca Juga :  Pra Event Sirkuit Pencak Silat Lampung, IPSI Lambar Seleksi Atlit

” Berdasarkan aturannya tidak diperbolehkan menggunakan hutan TNBBS untuk pertanian, tapi karena keterlanjuran dan masyarakat disana juga sejauh ini menggunakannya untuk bertani kopi ” Tambahnya.

Disinggung mengenai keinginan masyarakat untuk kembali menjalankan aktivitas pertanian di hutan tersebut, pihaknya menegaskan agar masyarakat berhati-hati.

” Bila masyarakat akan kembali setidaknya tidak kurang dari 5 orang mengantisipasi sesuatu yang tidak diinginkan, juga apabila ada itikad warga akan mengalau gajah harus melibatkan petugas pekon dan satgas kehutanan dan mitra Wildlife Conservation Society (WCS) “, Bebernya.

Adapun menurut sulki, faktor penyebab kejadian berulang amukan gajah di wilayah binaannya dikarenakan secara geografis merupakan lalu lintas satwa mamalia berbelalai panjang.

Baca Juga :  Hadiri Musrenbang, Parosil: Pembangunan Harus Mensejahterakan Rakyat

” Itu memang jalurnya, gajah kan hewan cerdas ia masih ingat jalannya dahulu, terlebih dari beberapa rumah yang rusak pada 4 bulan yang lalu dan telah diperbaiki, kini kembali menjadi korban amukan gajah” Pungkasnya. (Erwan/Rifa’i)

Tulis Komentar

News Feed