oleh

Cabuli Anak Dibawah Umur, Seorang Resedivis di Bekuk Aparat

Lampung Barat – Anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Sekincau berhasil mengamankan RA (22) warga Pekon Bandar Agung Kecamatan Bandar Negri Suoh (BNS) Lampung Barat (Lambar) usai mencabuli NE (14) seorang pelajar warga Pekon Turgak Kecamatan Belalau Kabupaten Lampung Barat.

Penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan laporan JM (40) selaku orang tua korban NE (14) kepada Kepolisian Sektor (Polsek) Sekincau yang mengaku bahwa pelaku telah melakukan tindakan cabul terhadap anaknya dan tertuang dalam laporan LP / B-54 / II / 2021 / Polda Lampung/ Res Lambar/ Polsek Sekincau.

Kepala Kepolisian Sektor Sekincau Sukimanto mendampingi Kapolres Lambar Rachmat Tri Haryadi mengatakan, berdasarkan keterangan Kedua orang tua korban, Kejadian tersebut bermula ketika sang ibu menemukan surat di bawah bantal milik korban NE yang menyatakan bahwa korban bersama pelaku RA akan pergi meninggalkan rumah untuk melangsungkan kawin lari (Sebambangan) dan segera memberi tahukan kejadian tersebut kepada sang ayah korban JM (40).

Baca Juga :  Kodim 0429/Lamtim Bersama Masyarakat, Membangun Jalan Onderlagh

“Kalau menurut ayah korban itu di ketahui kedua orang tua korban setelah ibu korban menemukan sebuah surat yang menerangkan bahwa korban bersama pelaku pergi dari rumah untuk melakukan sebambang (Kawin Lari),” ungkap Sukimanto.

Lanjut Sukimanto, Merasa tak terima anaknya yang masih duduk di kelas delapan di salah satu Sekolah Menengah Pertama dilambar itu akan dibawa kawin lari (Sebambangan), pada hari Minggu (21/2/2021) kedua orang tua Korban segera mendatangi rumah pelaku di Pekon Bandar Agung Kecamatan Bandar Negri Suoh (BNS) dan bermaksud menjemput sang anak.

Namun kedua orang tua korban tidak mendapati korban maupun pelaku berada dirumah tersebut, dan mendapatkan informasi bahwa korban dan Pelaku telah pergi mencari perlindungan kerumah kakek korban yang berada di pekon Tiga Jaya.

Baca Juga :  Perusahaan Sawit "Pelit" Bikin Sulit Petani Jamur Mesuji

“Merasa tak terima dan tak merestui, ayah dan ibu NE segera mendatangi rumah pelaku, tapi pelaku dan korban sudah pergi kerumah kakek korban untuk meminta perlindungan, karna pelaku mengaku ingin bertanggung jawab,” jelas Sukimanto.

Khawati terjadi sesuatu terhadap anaknya, ayah korban segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihal Kepolisian yang langsung melakukan pencarian keberadaan pelaku dan korban dan berhasil mengamankan pelaku dirumah saudaranya sekira puk 23:00 wib, Minggu (21/2/2021).

” Alhamdulillah atas kinerja tim pelaku RA (22) berhasil kita ringkus tanpa adanya perlawanan ” Imbuhnya.

Sebagai penyelidikan lebih lanjut pihaknya mengamankan barang bukti berupa satu buah Baju, celana jeans, satu kaos dalam, sebuah Bra, dan satu buah celana dalam.

Baca Juga :  Murni: Masjid Wisata Religi Ide Pak Bupati

Sukimanto menambahkan, dari hasil penyelidikan diketahui pelaku merupakan resedifis yang pernah melakukan pencurian di daerah Liwa namun berhasil kabur.

” Atas tindakannya pelaku akan dikenakan Pasal 81 ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan peraturan Pemerintah pengganti UU RI NO.1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas UU RI NO.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan anak, dan dari hasil penyelidikan pelaku merupakan resedivis pelaku pencurian di Liwa beberapa waktu lalu” Pungkasnya. (Erwan /Rifa’i)

Tulis Komentar

News Feed