oleh

Irban 3 Banyumas Panggil Kakon, Ka Bumdes dan Bendahara Terkait Carut Marut Anggaran Bumdes

Pringsewu – Bagian auditor Irban 3 wilayah kecamatan Banyumas ahirnya panggil kepala pekon dan juga ketua bumdes dan bendahara terkait carut marutnya anggaran bumdes lingar jati ,Senen (21/2/2021).

Joko Supriyono kepala pekon pekon nusawunggu juga ketua bumdes Saeful Aminudin juga bendahara tampak hadir dalam ruangan Irban 3 saat di introgasi oleh pihak auditor inspetorat ,hal ini menambah daftar panjang pengelolaan dana bumdes di kabupaten Pringsewu di duga bermasalah.

Perlu di ketahui,terkait carut marut nya dana bumdes di pekon nusawunggu berdasarkan data yang di himpun media ini.

Pada tahun 2017 mendapat tambahan modal untuk bumdes sebesar 118juta,pada tahun 2018,sebesar 100 juta ,pada tahun 2019 mendapat tambahan modal sebesar 85 juta total 300 juta lebih.

Dari berita acara pengakuan ketua bumdes kepada ketua BHP ,dan juga toko masarakat disebutkan adanya dugaan keterlibatan kepala pekon nusawunggu (Joko supriyono-red) dalam pengunaan dana bumdes ,berita acara tersebut ditanda tangani ketua bumdes ,ketua BHP ,diperkuat dengan cap bumdes dan juga bermatrai pada tanggal 10 Januari 2021 yang lalu .

Baca Juga :  Asik!! Nanang Ermanto Geratiskan PBB Warga Lamsel

menurut keterangan ketua bumdes lingar jati Saeful imanudin , saat di kofirmasi di kantor inspetorat  Senin (21/2/2021) oleh media ini membenarkan adanya pemeriksaan dikantor lnspetorat ,terkait dana bumdes, dalam pemeriksaan dan juga terkait pengelolaan dana bumdes.

“Ya benar ,,kami di panggil inspektorat, hari ini,terkait bumdes ,” kata Saeful.

Disingung adanya dugaan penyipangan dalam pengelolaan dana bumdes,Saeful membantah kalau dana bumdes carut marut juga ada penyimpangan.

menurut Saeful selaku ketua bumdes dirinya sudah memberikan laporan pertanggung jawaban kepada BHP, sesuai perencanaan.

Lanjut Saeful untuk dana 118juta ,memang kami gunakan untuk pembagunan takut,di samping gedung bumdes,lalu juga pembelian pintu ,,sisanya untuk penambahan modal matrial.

Sedangkan untuk 100juta untuk bp spam, pembelian mobil, dan juga untuk matria.

Baca Juga :  PT PJA Melakukan Perbaikan di Ruas Jalan Pekon Sumber Bandung

Lalu dana 85 juta ,45 juta untuk lomba pekon di tahun 2019 , disitu ada keuntungan 10 persen dari kegiatan tersebut ,ukap Saeful saat di kofirmasi di depan kantor inspektorat ,Senin (21/2/2021).

Menurut bagian Tim auditor Irban 3 Supardi ,membenarkan adanya pemeriksaan ,seputar pengelolaan dana bumdes lingar jati pekon nusawunggu.

“Memang kami memeriksa /dan memintak data ,laporan pengunaan ,juga pengelolaan dana bumdes pekon Nusa wunggu, ” ukap Supardi kepada haluan lampung.com via tlpn ,Senin (21/2/2021).

Sejauh ini dalam pemeriksaan sebatas yang ada dalam pemberitaan media haluan Lampung ,menurut Supardi , hasil dari pemeriksaan hari ini ,nanti tim akan melaporkan ke Irban ,ukap nya

“Kami belum bisa menyimpulkan ,apakah ada dugaan penyipangan,yang jelas hasil pemeriksaan kita laporkan ke ibu tanjung” jelas Supardi ,

Sebelumnya maraknya pemberitaan di beberapa media terkait dugaan carut marut anggaran dana BUMDES pekon Nusawungu inspektur akan memerintahkan Irban 3 untuk mempelajari kasus ini, kalau benar dugaan kasus ini ,baru kita limpakan ke Irban investigasi , kata Andi Purwanto ST.MT .selaku inspektur kabupaten Pringsewu saat di konfirmasi haluan Lampung .com di ruang kerjanya Kamis 18/2/2020

Baca Juga :  Walikota Metro Resmikan Pameran Kesenian Tobong Art Space Payungi

“Untuk kasus ini,kami akan pelajari dulu,saya akan perintahkan Irban 3 untuk mepelajarinya, bila terbukti benar kita perintahkan tim investigasi untuk menindak lanjuti nya”ucap Andi

Bila ada keterlibatan kepala pekon dalam kasus BUMDES ini ,kata Andi , dan ada kerugian kerugian uang negara yang di mintak untuk menggembalikan ,mereka tidak menggebalikan , kita bisa laporkan ke APH.

“Ya kalau ada kerugian uang negara , harus menggebalikan ,kalau tidak , kita laporkan kepenegak hukum” jelas Andi. (Her)

Tulis Komentar

News Feed