oleh

Perusahaan Sawit “Pelit” Bikin Sulit Petani Jamur Mesuji

MESUJI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Propinsi Lampung melaksanakan reses di Desa Simpang Mesuji, Selasa (23/02).

Antara lain, Ketut Romeo (PDIP), Very Agusli (P-Gerindra), Ismed Roni (P-Golkar), Maulidah Zauroh (PKB), Suprapto (PAN), Hanifah (P-Demokrat). Budhi Chondrowati (PDIP), Mikdar (P-Gerindra) dan Semin (PKS).

Semuanya adalah anggota DPRD Lampung yang berasal dari Daerah Pemilihan VI (Kabupaten Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Mesuji).

Agenda reses untuk menyerap aspirasi dari masyarakat, sebagaimana diungkapkan Ismed Roni.

“Kami hadir di sini untuk menyerap aspirasi terkait kewenangan pemerintah Propinsi Lampung. Kami akan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berdialog dan bisa juga disampaikan secara tertulis melalui Wakil Bupati Mesuji,” terangnya.

Baca Juga :  Berbulan Blan Tanpa Kabar, Akhirnya Bambang Supriyadi Digantikan Suharlan Duduk di DPRD Lambar

Menanggapi itu, Wakil Bupati Mesuji Haryati Cenderalela mengatakan bila ada masukan dan rencana program yang hendak diusulkan, ia siap menyampaikan kepada DPRD Provinsi Lampung.

Kepada anggota DPRD Lampung, Miswadi, seorang petani jamur di Mesuji mengeluhkan sulitnya mendapatkan tandan buah kelapa sawit untuk dijadikan bahan utama pembuatan jamur.

“Saya pedagang pak, babak belur karena covid, maka saya alih profesi sebagai petani jamur. Tapi kami kesulitan janjangan sawit. Mohon kiranya dibantu pak. Kami juga minta bantuan dalam hal pemasaran,” ucapnya lugu.

Menanggapi hal tersebut, Ismed Roni berjanji akan memanggil perusahaan yang “pelit” (PT Tunas Baru) membagikan janjangan sawit kepada petani.

(rado)

Tulis Komentar

News Feed