oleh

Pelantikan Kada Berubah dari Virtual Jadi Tatap Muka

-HEADLINE, KOTA-95 views

BANDARLAMPUNG – Pemprov Lampung mengubah skenario pelantikan kepala daerah yang semula virtual menjadi tatap muka terbatas.

Pemprov Lampung sudah mendapat izin dari Kemendagri untuk menggelar pelantikan secara tatap muka dengan undangan terbatas.

Terkait jadwalnya, Sekretaris Provinsi Lampung Fahrizal Darminto memastikan pelantikan kepala daerah pada Jumat (26-2-2021) mendatang.

Perubahan skenario teknis pelantikan tersebut, menurut Fahrizal berawal dari surat Gubernur Arinal Djunaidi kepada Kementerian Dalam Negeri yang meminta agar pelaksanaan pelantikan secara tatap muka.

“Alhamdulillah, Kemendagri mengizinkan untuk tatap muka. Dan ada beberapa daerah juga yang mengajukan pelantikan secara tatap muka,” kata Fahrizal usai rapat koordinasi secara virtual bersama Kemendagri, Rabu (24/02).

Baca Juga :  Gubernur Arinal Djunaidi Serahkan Dokumen LKPJ Kepala Daerah Tahun 2020 kepada Ketua DPRD Provinsi Lampung

Gubernur Beri Arahan Langsung

Permintaan gubernur tersebut didasari keinginan guberbur yang ingin memberikan arahan kepada kepala daerah pada saat moment pelantikan tatap muka tersebut.

“Pak gubernur mau memberikan pengarahan secara langsung. Makanya pak gubernur mengajukan izin untuk pelantikan tatap muka,” jelasnya.

Protokol Kesehatan

Fahrizal memastikan pelantikkan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Dengan pemberlakukan prokes, maka jumlah undangan sangat terbatas. Yang hadir dalam acara itu hanya kepala daerah dan wakil kepala daerah bersama istri atau suaminya masing-masing.

Proses Hukum

Ada tujuh kepala daerah terpilih yang akan mengikuti pelantikan  besok, Jumat (26/03, meski untuk pastinya masih menunggu SK dari Kemendagri.

Baca Juga :  3 Cakakam Positif Narkoba WK Belum Diumumkan, Apa Mereka Orang Kuat ?

Informasi sementara, ada tujuh pasang kepala daerah yang akan dilantik.

Yakni Eva Dwiana-Dedi Amirullah (Bandarlampung), Nanang Ermanto-Pandu Kesuma (Lampung Selatan), Musa Ahmad-Ardito (Lampung Tengah).

Dendi Ramadhona-S Marzuki (Pesawaran), Dawam Rahardjo-Azwar Hadi (Lampung Timur), Raden Adipati Surya-Ali Rahman (Waykanan) dan Wahdi Sirajjudin – Qomaru Zaman (Metro).

Sementara masa depan pencalonan dua paslon lainnya, yakni paslon Aria Lukita Budiwan-Erlina (pilkada Pesisir Barat) dan paslon Yusuf Kohar-Tulus Purnomo (pilkada Bandarlampung) masih dalam proses persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah Agung (MA).

Hingga kini paslon Aria Lukita Budiwan-Erlina hingga kini masih menjalani persidangan lanjutan Perselisihan Hasil Pilkada (PHP) di Mahkamah Konstitusi (MK).

Sementara paslon Yusuf Kohar-Tulus Purnomo masih menunggu keputusan persidangan Peninjauan Kembali (PK) di MA.

Baca Juga :  Berawal Hibah dari Pemilik Tanah Hi. M Djamsari pada 1960

(iwa)

Tulis Komentar

News Feed