oleh

Ratusan Murid SMP KB Sisiri Sampah di Sepanjang Jalan Tiyuh Panaragan

PANARAGAN. Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Karya Bhakti Panaragan Zaini S.pd dengan ratusan muridnya membersihkan lingkungan dari sampah-sampah terutama sampah plastik. Jumat, 05/03/21

Bukan hanya dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) SMP Karya Bhakti sejak dahulu juga memiliki program bersih-bersih lingkungan dengan tujuan mendidik anak didik memiliki rasa kepedulian terhadap lingkungan. ” SMP Karya Bhakti memang sudah lama punya kegiatan bersih-bersih terutama hari Jumat kami menyebutnya Jumat bersih, dengan begitu lingkungan menjadi bersih, asri dan anak-anak murid menjadi sehat secara tidak langsung olahraga pagi”. Cetusnya

Lanjutnya, Bertepatan di hari peduli sampah ini saya menghimbau kepada seluruh anak didik dan orang tua murid agar dapat menjaga kebersihan lingkungan terutama jangan lagi membuang sampah di aliran sungai sebab akan merugikan kita sendiri, lebih baik membakar atau mengubur sampah daripada di buang ke sungai , Ingat bahwa bumi ini adalah tempat tinggal manusia bila dipenuhi sampah maka akan tinggal dimana kita, apa akan tinggal dengan sampah yang bau dan busuk ? Tanyanya

Baca Juga :  ODGJ Dimandikan dan Dikasih Makan, Cuma Ada di Lampung Barat

Membuang sampah sembarangan apalagi di aliran sungai dapat menyebabkan banjir dan yang paling riskan saya perhatikan kususnya di kampung-kampung tua sudah banyak pepohonan di sepanjang aliran sungai dan rawa-rawa di tebang dan di gusur sehingga akibat dari hal buruk tersebut menyebabkan banjir karena tidak ada lagi daya serap air akibat tumbuhan rawa di tebang.

Menurut saya Pemerintah Daerah pada hari peringatan sampah nasional ini bukan hanya sebuah ceremoni atau peringatan saja, mestinya merancang program yang lebih tepat berguna bagi masyarakat atau istilahnya Pro rakyat.

Semacam sampah bukan hal baru di Tubaba namun sudah sejak lama belum ada solusi pada penanganan atau pengelolaannya. Apalagi kebiasaan masyarakat di hulu sungai agar jangan lagi membuang sampah di aliran sungai karena itu akan merusak lingkungan dan mengakibatkan banjir dan yang rugi kita sendiri, dan salah satu penyebab banjir bukan hanya sampah namun hilangnya eksosistem rawa seperti pepohonan rawa yang di tebang hingga tidak ada lagi daya simpan air yang akan menyebabkan debit air naik.

Baca Juga :  ODGJ Dimandikan dan Dikasih Makan, Cuma Ada di Lampung Barat

Peduli terhadap ekosistem rawa dan sungai adalah cara tepat menyelamatkan lingkungan dan pengelolan sampah yang tepat serta konsisten juga cara terbaik bagi Kabupaten Tubaba. Ini yang paling penting di rancang dan diprogramkan secara terus menerus sebelum sampah di Tubaba menjadi masalah besar kemudian harinya. (Jaz/eds)

Tulis Komentar

News Feed