oleh

Utang Beras Pemkot Tinggal Separo

BANDARLAMPUNG – Utang beras Pemkot Bandarlampung ke Bulog tersisa separo. Pemerintah Kota Bandarlampung melaporkan telah membayar tagihan pengadaan beras bansos Covid-19 kepada Bulog sebesar Rp6,8 miliar.

Sedangkan sisa utang beras Pemkot sebesar Rp6,72 miliar, akan segera dilunasi saat likuiditas kas daerah membaik.

Diketahui, Pemkot Bandarlampung harus berutang untuk membeli beras premium ke Perum Bulog. Pengadaan beras senilai Rp13,5 miliar tersebut adalah bagian dari program bantuan sosial Pemkot Bandarlampung untuk  masyarakat terdampak Pandemi Covid-19.

Terkait jadwal pelunasan sisa utang sebesar Rp6,7 miliar sangat tergantung likuiditas kas daerah Pemkot Bandarlampung yang saat ini masih menunggu dana dari pusat dan provinsi.

“Pemkot segera melunasi bila  sudah dapat uang dari pusat atau provinsi,” kata Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Wilson, Rabu (17/03).

Baca Juga :  Sahdana: Ini Tidak Adil

Wilson menegaskan kondisi keuangan Pemkot Bandarlampung masih stabil meski ada sedikit kendala karena pandemi Covid-19.

Meski pembayaran pembelian beras oleh Pemkot Bandarlampung relatif lama, Bulog Divre Lampung tidak mempermasalahkannya.

“Proses pembayaran/pelunasan sedang berjalan. Semuanya masih sesuai dengan kesepakatan,” jelas humas Perum Bulog Divre Lampung, Faisal. (IWA)

Tulis Komentar

News Feed