oleh

Hallo DPRD, Jadi Gak Memanggil Pemilik Tambang?

DARI Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung, pada petengahan Maret 2021 terdengar kabar bahwa lembaga wakil rakyat itu akan memanggil para pemilik tambang batu diduga liar di Bukit Campang Raya, Sukabumi, Bandar Lampung.

Namum, berdasarkan pengetahuan haluanlampung, pemanggilan itu tak pernah ada, atau mungkinkah telah dilakukan secara diam-diam.

Diketahui sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD Lampung, Ismet Roni mendukung langkah Polda Lampung menutup aktivitas pertambangan. Bahkan DPRD ikut bereaksi akan segera memanggil pemilik tambang, dan dinas terkait.

“Nanti kita panggil pihak penambang, yang jelas adanya aktivitas tersebut berpengaruh pada lingkungan masyarakat, dan masyarakat banyak dirugikan,” katanya, Jumat, 19 Maret 2021.

Baca Juga :  Perbup Waykanan "Selamatkan" 3 Cakakam Narkoba

Semangat memanggil para perusak lingkungan itu juga disuarakan Wakil Ketua I DPRD Lampung, Elly Wahyuni. Ia langsung setuju langkah yang akan diambil Komisi IV untuk segera mencari solusi atas permasalahan tambang ilegal.

“Seharusnya pihak penambang memberikan manfaat bagi warga sekitar, bukan sebaliknya. Penting bagi kami untuk memanggil semua yang terlibat di sana, termasuk instansi terkait yang membidangi pertambangan,” ujarnya.(iwa)

Tulis Komentar

News Feed