oleh

Gugatan Berujung Pujian: DKPP Nilai Bawaslu Lampung Profesional

Gugatan Berujung Pujian. Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menilai Bawaslu Lampung profesional. Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB) sebagai pihak pelapor kecewa hingga menyebut putusan DKPP “ngaco”.

 

BANDARLAMPUNG – Gugatan Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB) terhadap Bawaslu Lampung berujung antiklimaks. Bahkan, Bawaslu yang menjadi pihak teradu mendapat pujian dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Penilain bahwa Bawaslu sudah bertindak profesional termaktub dalam pertimbangan keputusan DKPP yang dibacakan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, Muhammad Alhamid dalam sidang pembacaan putusan yang dilakukan secara virtual, Rabu (7/4/21).

Diketahui, DKPP telah mengeluarkan setidaknya dua keputusan penting pada sidang putusan perkara nomor 69-PKE-DKPP/II/2021.

Pertama; DKPP menolak pengaduan KRLUPB seluruhnya (Bawaslu Lampung tidak terbukti melakukan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu).

Kedua; merehabilitasi nama baik seluruh komisioner Bawaslu Lampung (Fatikhatul Khoiriyah, Iskardo P. Panggar, Adek Asy’ari, Muhammad Teguh, Hermansyah, Tamri, Karno Ahmad Satarya).

Baca Juga :  Berkas Kasus Korupsi DD di Tuba P21, AKP Wido: Tersangkanya Oknum PNS

Saat pembacaan putusan, Anggota DKPP Ida Budiyanto sempat mengurai kilas balik serangkaian sidang dugaan pelanggaran administrasi TSM yang digelar Bawaslu Lampung Desember 2020 lalu.

Diketahui, di ujung persidangan, Bawaslu memutuskan paslon 03 Eva-Deddy terbukti melakukan pelanggaran administrasi TSM dan merekomendasikan kepada KPU Bandarlampung untuk mendiskualifikasi paslon 03.

Keputusan Bawaslu itu seketika membuat “geger” perpolitikan nasional karena tak hanya bersejarah tetapi juga dianggap sangat berani, hingga mengundang pro dan kontra yang sangat keras.

Namun, Ida Budiyanto menjelaskan, dalam mengambil keputusan Bawaslu Lampung sudah berkonsultasi ke Bawaslu RI.

Belakangan, keputusan Bawaslu Lampung itu rontok menyusul terbitnya keputusan Mahkamah Agung atas permohonan banding paslon 03. Pada putusan banding itu, MA memutuskan mencabut keputusan KPU.

Terhadap putusan akhir Bawaslu Lampung tersebut, DKPP menilai tindakan Bawaslu Lampung dibenarkan secara hukum, profesional, sesuai standar dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.

Keputusan DKPP “Ngaco”

“Saya sebut putusan DKPP ini ngaco, karena yang kami adukan itu adalah pelanggaran etik penyelenggara,” ujar Ketua KRLUPB Rakhmat Husein DC, Rabu (7/4).

Baca Juga :  Polemik Kekerasan Pada Wartawan Di Lampura Masuk Tahap Penyidikan, AWPI Lampura Tegas Tidak Akan Mundur

Husein tetap bersikukuh pada penilainnya bahwa Bawaslu Lampung tidak profesional, tidak efektif, tidak jujur dan tidak adil dalam memutuskan diskualifikasi pada paslon 3 Bandarlampung Eva Dwiana-Deddy Amarullah sehingga pihaknya melaporkan ini ke DKPP.

Menurutnya, permohonan KRLUPB tak jauh berbeda dengan yang diajukan Kuasa Hukum Paslon 3 ke Mahkamah Agung (MA).

“Bukankah MA sudah menganulir putusan Bawaslu dan dianggap Bawaslu salah. Tapi kok DKPP tidak memberikan sanksi pemecatan kepada Bawaslu, saya kira ini keputusan yang “ngaco,” katanya.

Tak Niat Gugat Balik

Meski menang dan bebas dari “ribet”, Bawaslu Lampung menanggapi santai keputusan DKPP ini.

Komentar “ribet” tersebut verbatim langsung dikutip dari komentar singkat yang ditulis oleh Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah melalui Whatsapp saat pesawat yang menerbangkannya dari Jakarta mendarat mulus di Bandara Radin Inten, Rabu malam (07/04/2021).

Baca Juga :  Soal Pemanggilan Ketua Harian KONI Lampung di Kejati, Hanibal Menghindar

Berikutnya, ia menuliskan, “Alhamdulillah semoga semoga semakin menguatkan kewenangan yang dimandatkan oleh UU dan kami bisa lebih maksimal dan profesional dalam menjalankan tugas.”

Berikutnya, haluanlampung menggodanya dengan pertanyaan apakah berniat menggugat balik?

Kali ini Khoir menjawabnya dengan menggunakan pesan audio.

“Udah bang, udah cukup, udah selesai. Dengan putusan rehabilitasi hari ini ya sudah…sudah selesailah…Gak ada gugat-gugat balik karena memang proses sudah dilewati. Jadi udah…selesai,” katanya.

Keputusan DKPP kemarin, tentu melegakan semua komisioner Bawaslu Lampung, sekaligus menjadi kado terindah hari ulang tahun Diajeng Khoir yang berulang tahun pada 5 April lalu.

Menanggapi ini, Khoir menjawabnya dengan mengirimkan emotikon “senyum dan menyembah”.

(IWA)

 

Tulis Komentar

News Feed