oleh

3 Cakakam Positif Narkoba WK Belum Diumumkan, Apa Mereka Orang Kuat ?

Diam-diam, ternyata test urine terhadap calon kepala kampung yang terindikasi narkoba sempat diulang. Hasilnya, tetap positif menggunakan narkoba.

Namun informasi nama tiga calon kepala kampung yang positif narkoba tersebut masih belum diungkap oleh pihak terkait hingga memunculkan kekhawatiran tiga nama tersebut, “diam-diam” tetap maju di Pilkakam Serentak Kepala Kampung Waykanan.

Tiga calon kepala kampung itu oleh BNN Waykanan dinyatakan positif narkoba
pada Jumat (10/4) lalu setelah menjalani test urine serentak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Waykanan, Ixuan Akhmadi S.Sos membenarkan informasi tersebut.

“Kami tahu nama-nama mereka, akan tetapi menjadi tidak etis kalau harus kami publikasikan ke publik, sekaligus hal itu untuk menjaga pelaksanaan Pilkam serentak Waykanan yang kondusif,” demikian Ixuan Akhmadi mengatakan pada Selasa (13/4).

Baca Juga :  Kabar Gembira: Shalat Id Boleh di Masjid

Terkait hal itu, Komisi I DPRD Waykanan menggelar hearing dengan Dinas PMK Kamis (15/4).

Hearing dipimpin Wakil Ketua DPRD Romli dan dihadiri Ketua Komisi I Rozali usman beserta anggota Komisi I.

Anggota Komisi I Beta Juana meminta pihak dinas memberi data hasil tes narkoba dan tes tertulis yang dilakukan oleh para bakal calon kepala kampung.

“Kami butuh informasi itu secara lengkap untuk menjawab pertanyaan masyarakat mengenai siapa saja balon kakam yang tidak lolos dari dua tes tersebut. Kami mau masalah ini terang benderang,” ungkapnya.

Menurut Beta, dua kampung dari ketiga balon kakam yang terindikasi narkoba tersebut terancam tidak bisa melanjutkan pilkakam karena hanya memiliki calon tunggal.

Baca Juga :  Pesan Puan: Jangan Hambat Angkutan Logistik!

“Jangan sampai ada ruang yang bisa memunculkan masalah seperti pada pilkakam sebelumnya. Kalau kita terus saja membuka ruang, pasti hal itu bisa menimbulkan masalah yang lebih besar lagi,” lanjut Beta.

Dirinya mengapresiasi tes yang dilaksanakan BNN tersebut. Sepanjang sejarah pilkakam di Waykanan baru kali ini ada balon kakam gugur karena tak lolos tes narkoba.

“Maka dari itu, kami juga meminta kepada Dinas PMK untuk terus memonitor proses pemilihan kepala kampung, khususnya di dua Kampung di Kecamatan Baradatu yang hanya memiliki calon tunggal tersebut. Jangan sampai ada gejolak yang timbul di tengah masyarakat karena hal ini,” katanya.

Kepala Dinas PMK Ixuan Akhmadi memastikan ketiga balon kakam itu telah dinyatakan gugur dan tidak bisa melanjutkan pencalonannya. Ixuan menambahkan, kampung yang dengan calon tunggal diadakan penjaringan ulang.

Baca Juga :  Fiyanti Tak Mungkin Sendiri

“Terkait surat bagi dua kampung yang memiliki calon tunggal, sudah diserahkan ke camat. Jadi apabila nanti kuota calon sudah memenuhi syarat, akan dilakukan tes narkoba kembali,” tutup Ixuan. (yn)

Tulis Komentar

News Feed