oleh

BNSP Bantah Melarang Dewan Pers Mensertifikasi Wartawan

KOMISIONER Badan Nasional Sertifikasi Profesi membantah pihaknya melarang Dewan Pers melakukan sertifikasi wartawan.

“BNSP tak pernah membuat pernyataan melarang Dewan Pers mensertifkasi wartawan,” kata Ketua LSP Pers Indonesia, Henny Widyaningsih, Selasa (20/04).

Bantahan itu terkait maraknya pemberitaan berjudul ”Latih Asesor Wartawan, BNSP Larang Dewan Pers Sertifikasi Wartawan”.

Padahal menurut Henny, dalam pengarahan yang dilakukan saat pembukaan pelatihan calon asesor kompetensi BNSP tersebut, dirinya tidak mengeluarkan pernyataan melarang Dewan Pers sertifikasi wartawan.

“Jadi media yang membuat kesimpulan dan membuat berita dengan judul seperti itu,” ujar Henny.

Untuk itu Henny meminta media dapat melaksanakan kewajiban koreksi.
Kutipan di atas adalah salah satu pernyataan Henny dalam acara tersebut dan pernyataan yang benar adalah :

Baca Juga :  Bulog Pekalongan Teken Kerjasama Bisnis dengan Pemkab Brebes, Heriswan: Ini Kado Terindah HUT Bulog Ke-54

“Jika Dewan Pers ingin memberikan sertifikasi kompetensi kerja sesuai dengan Sistem Nasional Sertifikasi Kompetensi Kerja, maka Dewan Pers mendirikan LSP yang dilisensi BNSP sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 10 tahun 2018 tentang BNSP dan atau merekomendasi pendirian LSP di bidang kewartawanan sesuai dengan ketentuan lisensi LSP,” urai Henny.

“Dan ini yang sedang di harmonisasi agar LSP dapat dibentuk di Dewan Pers, untuk memastikan dan memelihara kompetensi profesi kewartawanan,” terangnya.

Henny juga menjelaskan, BNSP prinsipnya melakukan sertifikasi kompetensi berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan.

“Dinyatakan bahwa BNSP mempunyai otoritas dalam penyelenggaraan sertifikasi kompetensi kerja secara nasional,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  Malam Ke-27 Ramadhan, Masjid Jami Alhuda Adakan Pengajian Nuzulul Qur'an

“LSP Pers Indonesia harus melalui tahapan asesmen lisensi dan penyaksian uji dari BNSP untuk mendapatkan lisensi BNSP. Jika telah mendapat lisensi BNSP , LSP ini dapat menjadi LSP pertama di bidang kewartawanan di Indonesia dan menjadi bagian dari pemerintah dalam hal ini BNSP untuk melakukan sertifikasi kompetensi profesi kewartawanan,” ujarnya.(*/iwa)

Tulis Komentar

News Feed