oleh

WASPADA CELENG! Pak, Buk, Jangan Beli Daging Harga Murah

MASYARAKAT diminta untuk berhati-hati saat membeli daging. Telitilah sebelum membeli dan jangan tergoda dengan harga daging murah.

KASUS penjualan daging babi hutan (celeng) di Lampung bukan barang baru karena berulang terjadi setiap ramadan dan lebaran.

Dan, untuk diketahui daging celeng tak cuma haram bagi muslim, tapi (maaf) tampak sangat menjijikkan, karena dari berbagai penangkapan, daging celeng tersebut hanya dikemas di dalam karung-karung kotor dan banyak lalar.

Baru-baru ini Satreskrim Polres Lampung Timur telah mengungkap peredaran daging berharga murah yang belakangan ternyata adalah daging celeng.

Polisi setempat telah menahan tiga orang, yakni BJ (55) dan AA (21), warga Kecamatan Kasui, Kabupaten Waykanan, serta TNP (59), warga Kecamatan Labuhan Ratu Lampung Timur.

Baca Juga :  Pesan Puan: Jangan Hambat Angkutan Logistik!

Dari tangan mereka polisi menyita barang bukti berupa daging babi siap edar seberat 15 kg.

Ketiga tersangka terindikasi menjadi bagian dari jaringan penjual daging celeng di Lampung.

Mereka meyakinkan pembeli bahwa daging yang mereka jual adalah daging sapi, padahal celeng, dengan harga yang sangat murah.

Kasat Reskrim Polres Lampung Timur AKP Faria Arista menjelaskan modus yang digunakan oleh para pelaku adalah menawarkan daging itu dengan harga jauh di bawah harga pasaran.

Jika harga daging sapi di pasar sekitar Rp 120.000 per kilogram, maka para pelaku menjual dagangan mereka di bawah Rp 100.000 per kilogram.

Para pelaku sengaja memalsukan daging babi dengan berbagai cara agar bisa menyerupai daging sapi.

Baca Juga :  Kabar Gembira: Shalat Id Boleh di Masjid

Daging babi diberi boraks agar warna dan tekstur menyerupai. Daging lalu dibeku dan dijual dengan harga lebih murah dari harga pasaran.

Modus licik ini pernah diungkap polisi dan Bupati Bandung, Dadang M Nasser saat daerahnya dibanjiri daging celeng yang diduga asal Lampung, pada ramadan tahun lalu.(IWA)

Tulis Komentar

News Feed