oleh

Setop Minta-minta Bantuan ke Masyarakat: Bunda Eva Ultimatum Camat dan Lurah

WALIKOTA Bandarlampung Eva Dwiana berjanji akan mendisiplinkan jajaran di bawah dan memastikan pelayanan gratis kepada masyarakat.

Tak cuma berjanji, Eva bahkan menyarankan Camat dan Lurah yang masih meminta bantuan kepada masyarakat untuk mengundurkan diri. Karena sebagai aparatur pemerintahan, Camat dan Lurah harus menjadi contoh bagi warga.

“Pak Herman HN selama 10 tahun memberikan layanan gratis kepada masyarakat, diberikan kemudahan-kemudahan. Zaman Pak Herman bagus, zaman Bunda Eva harus lebih bagus,” kata dia.

Eva Dwiana meminta Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebagai aparat penegak hukum untuk membantu RT dan Lingkungan.

Sebelumnya, di Bandarlampung sempat beredar selebaran mengatasnamakan Pemkot Bandarlampung yang meminta bantuan kepada masyarakat.

Baca Juga :  KBM Tatap Muka Tunggu Zona Hijau: Kuning Belum Hijaunya Kapan?

Namun, peredaran selebaran tipu-tipu itu terendus dan cepat diklarifikasi Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana.

Eva Dwiana menyatakan Pemerintah Kota tidak pernah mengeluarkan surat edaran atau selebaran tentang meminta bantuan kepada masyarakat.

Eva sudah mengecek legalitas surat edaran itu. Dia menjelaskan, surat edaran itu tak memakai kop surat Pemkot.

“Ini lagi kita telusuri, tapi yang pasti itu surat ilegal. Ini tidak boleh terjadi. Kalau begini menyusahkan masyarakat. Ini enggak benar,” tegas Eva Dwiana pada saat membagikan bantuan beras Baznas kepada warga Kecamatan Sukarame di Kantor Kecamatan setempat, Sabtu (1/5).

Permintaan bantuan tersebut berupa salaran kepada warga yang memanfaatkan fasilitas umum. Nilainya Rp5 ribu untuk kebersihan dan keamanan.
“Ini menyusahkan masyarakat. Jangan dilayani. Tak ada itu,” kata dia.

Baca Juga :  Sorry Bro Nadiem Kami Masih Orange

Eva Dwiana mengakui pemungutan uang salar ke masyarakat sudah lama berlangsung. Ia menginstruksikan Staf Ahli memantau di bawah untuk segera ditangani.

“Kemarin LPM yang mintain salaran, LPM kan bantu bukan menyusahkan masyarakat. Ini tidak bisa terjadi. Rezeki semua dari atas bukan kita menekan yang bawah. Allah selalu memberikan yang terbaik untuk kita dan kita lakukan yang terbaik untuk masyarakat,” kata Eva Dwiana.(net/iwa)

Tulis Komentar

News Feed