oleh

Hengki Minta Club Penembak Perbakin Kota Bandarlampung Harus Regristasi Ulang

Bandarlampung – Pengurus Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) Kota Bandarlampung menggelar konsultasi organisasi dengan membahas program kerja salah satunya club penembak harus meregristasi ulang, untuk mengawasi anggota club penembak dalam penggunaan senjata api. “Secepatnya club penembak meregritasi ulang, bagi anggota club penembak yang terdaftar di perbakin Kota Bandarlampung harus mengikuti pelatihan dasar (Pelatsar) dalam penggunaan senjata api,” Kata Hengki Ahmad Zajuli saat berbuka puasa bersama pengurus Perbakin Kota Bandarlampug di Lamban Akas Kemiling Bandarlampug, Jumat (7/5/2021).

Hengki mengatakan regristasi anggota club penembak sangat dibutuhkan, karena peredaran senjata api yang digunakan warga sipil terbanyak di Kota Bandarlampung.”Regritasi club penembak ini untuk menertibkan masyarakat sipil dalam penyalahgunaan senjata api, juga untuk mengetahui mana atlit penembak atau bukan yang tercatat sabagai binaan Perrbakin Kota Bandarlampung, jangan sampai senjata api disalahgunakan untuk melakukan kejahatan, salah satunya yang terjadinya penembakan menggunakan senjata api airsoft gun oleh pelaku teroris di Mabes Polri,” ujar Hengki didampingi Armawan Saputra SE MM sekertaris Perbakin Kota Bandarlampung.

Hengki mengharapkan kedepanya juga program-program kerja Perbakin Kota Bandarlampung yang sebagian belum berjalan maksimal karena pandemi covid 19, dapat dibenahi dan berjalan. “Terutama program pembinaan dan peningkatan prestasi Atlit penembak yang ada di Kota Bandarlampung, saya minta bagi atlit penembak yakni Heri Nofriansyah, Asep Purnawan yang berhasil merahi prestasi ditingkat nasional dapat dipertahankan dan lebih ditingkatkan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Lansia Pemulung Sebatang Kara Di Bandar Lampung Butuh Perhatian Pemerintah

Armawan Syahputra yang akrab di sapa Wawan mengharapkan pengurus Perbakin Kota Bandarlampung lebih dapat menjaga kekompakan dan solidaritasi dalam berorganisasi untuk malakukan pembinaan dalam mengembangkan bakat penembak bagi atlit untuk mendapatkan prestasi di tingkat daerah maupun tingkat nasional. “Jangan ada perselisihan dan cemburu sosial atau persaingan dalam mengejar prestasi menembak, kalau ada persolan, mari kita bicara didalam organisai jangan dibawa bawa keluar, ” Harapnya. (Adien)

Tulis Komentar

News Feed