oleh

Tak Banyak yang Tahu, MA Cabut SKB 3 Menteri Soal Jilbab Seragam Sekolah

TAK banyak yang tahu: SKB Tiga Menteri terkait jilbab seragam sekolah sudah diperintah Mahkamah Agung (MA) untuk dicabut.

Sejumlah pihak di Sumatera Barat menyebut dicabutnya SKB Tiga Menteri tentang seragam sekolah terkait kewajiban pemakaian jilbab oleh Mahkamah Agung sebagai “kado Ramadan” sementara pegiat HAM menyebut langkah ini akan memicu “pemaksaan lebih intens”.

Peneliti dari Setara Institute, lembaga penelitian dan advokasi hak asasi manusia, Halili Hasan, mengatakan “dengan putusan MA pemaksaan (pakai jilbab) akan terus terjadi, bahkan akan lebih intens karena mendapatkan pembenaran secara hukum dari putusan MA itu.”

MA mencabut SKB Tiga Menteri yang dikeluarkan pada awal Februari lalu karena disebutkan SKB “bertentangan dengan sejumlah peraturan yang lebih tinggi” sehingga perlu dibatalkan.

Namun putusan itu baru dikeluarkan di situs MA pada 3 Mei lalu.

Putusan MA ini menjawab permohonan yang diajukan oleh Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM), Sumatera Barat.

“Kita bersyukur sebab secara tidak langsung sudah membela Islam seluruh Indonesia bahkan seluruh dunia bahwa Islam tidak bisa diotak-atik terutama dalam hal berpakaian karena aturannya sudah baku,” kata Ketua LKAAM M Sayuti, seperti dikutip dari BBC Indonesia.

Masalah kewajiban pemakaian jilbab ini mencuat Januari lalu ketika seorang siswi di Padang dipanggil berulang kali oleh guru karena tak memakai jilbab saat sekolah tatap muka. Orang tua siswi, Elianu Hia dalam pertemuan dengan pihak sekolah mengatakan bahwa “anak saya non-muslim,” sehingga tidak memakai jilbab.

Masalah ini memunculkan SKB Tiga Menteri, antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, serta Menteri Dalam Negeri, yang disahkan Rabu (03/02). (IWA)

Tulis Komentar
Baca Juga :  Purnawirawan dan Warakawuri TNI Terima Vaksinasi Tahap Pertama

News Feed