oleh

DPMPD Pesawaran akan Berikan Sanksi kepada Calon Kades yang Langgar Prokes di Pilkades

PESAWARAN – Dalam perhelatan Pemilihan Kepala Desa yang akan digelar serentak ditahun 2021 tanggal 26 agustus ini nanti. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Pesawaran, akan berikan sangsi tegas terhadap calon kades yang melanggar protokol kesehatan.

Menurut Kepala DPMPD Pesawaran Zuriadi mengatakan, ada beberapa hal yang berbeda pada pelaksanaan Pilkades yang akan digelar di tengah pandemi covid-19 seperti saat ini, mulai dari sanksi ringan hingga sanksi diskualifikasi bagi calon kades yang melanggar.

Di musim pendemi Corona saat ini kita sangat mengedepankan protokol kesehatan menjadi salah satu poin yang harus diutamakan oleh pihak panitia baik tingkat kabupaten, kecamatan, desa serta masing-masing calon. Karena pada prinsipnya Bupati tidak ingin pelaksanaan Pilkades ini menjadi klaster baru dalam penyebaran covid-19,” ujarnya, selasa (15/6/2021)

Baca Juga :  Pesawaran Dapat Penghargaan KLA 2021 Tingkat Madya

Zuriadi juga menjelaskan, nanti setiap tempat pemungutan Suara (TPS) dimasing-masing desa akan dibatasi mata pilihnya sebanyak 500 mata pilih, serta pada pelaksanaan kampanye juga akan dibatasi yang datang, ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya kerumunan masyarakat.

Biasanyakan satu desa itu hanya memiliki satu TPS, namun karena ditahun ini pandemi dan sudah ada peraturan dari Perbup serta Permendagri, masing-masing TPS harus menyiapkan prokes yang telah ditentukan seperti, tempat cuci tangan, thermalgun dan juga panitia desa harus menyuruh pulang apabila ada warga yang memiliki suhu tubuh tinggi,” katanya.

Selain itu, ia juga menyampaikan akan adanya penundaan pelaksanaan Pilkades apabila desa yang menggelar dalam kondisi status zona merah, hal itu guna mengantisipasi adanya penyebaran covid-19 di desa tersebut, tapi bukan dibatalkan hanya di tunda saja sampai keadaannya membaik,” jelasnya.

Baca Juga :  Sony Optimis Majukan KONI Pesawaran

Dalam menjaga prokes pada Pilkades ini, pihak DPMPD juga telah melakukan sosialisasi kepada seluruh calon Kades di 37 desa yang akan menggelar pada 26 Agustus mendatang, tentang pentingnya penerapan prokes.

Memang perlu adanya kesadaran dari masing-masing pihak, kalau mereka semua taat pada prokes saya yakin pelaksanaan Pilkades ini tidak akan menyebabkan klaster penyebaran covid-19 di Bumi Andan Jejama,” tutupnya. (Mus)

Tulis Komentar

News Feed