oleh

Dana Proyek Rehab Gedung SMPN 10 Metro jadi Bancakan

Kota Metro– Mantan kepala sekolah SMPN 10 Metro berinisial S dan AB selaku bendahara yang menjadi tersangka pada dugaan tindak pidana koropsi pada pembangunan rehabilitasi gedung SMPN 10 Metro tahun anggaran rupanya akan menjadi babak baru dengan terungkapnya beberapa nama dalam aliran dana.

Dari informasi yang didapat, Kuat dugaan aliran dana disinyalir mengalir ke sejumlah pihak atau menjadi bancakan diantara yakni berinisial,GS sebesar 10 juta, P 4,5 juta, M 3,5 juta, MT 12 juta dan EA Rp 2,5 juta tapi sudah dikembalikan ke penyidik serta AB selaku bendahara 40juta.

Pada pemberitaan sebelumnya , Keduanya diamankan atas dugaan tindak pidana korupsi yang merugikan negara senilai Rp 223 juta dalam proyek rehabilitasi gedung SMPN 10 Kota Metro pada tahun 2017 senilai Rp 450 juta.

Baca Juga :  Geger, Pemuda Kelurahan Pasar Liwa Gantung Diri

Ainani istri dari tersangka S yang sebelumnya Kepsek SMPN 10 Metro kepada beberapa awak media ini, Kamis ( 15/07/2021) Menyampaikan, Untuk uang kerugian negara sebesar Rp 124 di minta oleh Kejaksaan untuk segera dikembalikan. Akhirnya pengembalian uang diserahkan pada pagi hari, sehari setelah dilakukan penahanan.

“Saya juga mendapat informasi uang Rp 124 juta ada juha dari salah satu oknum Dinas Pendidikan kota Metro sebesar 30 juta,” katanya.

Aini berharap, Kejaksaan Negeri Kota Metro segera dapat menetapkan tersangka yang lainnya, tidak mungkin hanya suami saya dan AB selaku bendahara yang menjadi tersangka.

Di tempat terpisah, mantan anggota DPRD Kota Metro periode 2014- 2019, Alizar jinggo yang membidangi Pendidikan, dan kesehatan, menyoroti,
Permasalahan kerugian negara ranah nya kita serahkan ke Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) selaku pihak pengawas auditor keuangan.

Baca Juga :  Kabidhumas Polda Jateng: Video Viral Hajatan di Pendopo Museum RA Kartini Di Rembang Hoax

“Saya berharap kepada Kejaksaan Negeri Kota Metro, untuk dapat mendalami dan menyelidiki keterlibatan aliran dana kasus dugaan tindak pidana korupsi rehabilitasi SMP Negeri 10 Metro tahun 2017. Lanjut Jinggo panggilan akrabnya, Tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru dalam dugaan tindak pidana korupsi,” pungkasnya.(Verry)

Tulis Komentar

News Feed