oleh

Walikota Harus Ambil Langkah Sikapi Dampak PPKM Terhadap Pelaku Resto Dan Hotel

Metro, – Selama terjadinya pemberlakuan PPKM dan pembatasan jam operasional hingga PK 17.00 Wib membuat para pengusaha Resto menjerit dan terpaksa mengurangi tenaga kerja yang ada.

Walikota Metro diminta segera melakukan eksen terhadap dampak yang berlaku dengan perpanjangan PPKM setidaknya menambah jam operasinalnya pada resto sampai Pk 20.00 Wib.

Hal itu dikeluhkan oleh anggota PHRI sekaligus pelaku usaha Resto dan Hotel pada rapat kecil kepengurusan Perhimpunan Hotel Restoran Republik Indonesia ( PHRI ) Kota Metro di Warung Wiral 16 C Mulyojati, Selasa (27/7/2021).

Pemilik resto warung Wiral, Agus Supriyanto mengatakan, Sebelumnya dalam menggaji karyawan dia harus subsidi silang tapi sekarang ini sudah sangat krisis jadi terpaksa dia harus merumahkan beberapa karyawan yang ada.

Baca Juga :  Pemalsuan SK Tenaga Kontrak Pemkot Metro Diungkap

Masih kata Agus, Karyawan yang ada di restonya semua ada 10 ( sepuluh ) orang tapi sekarang ini hanya 4 ( empat ) yang bisa di karyakan karena sepinya pengunjung dan pembatasan jam operasional sampai Pk 17.00 Wib.

Agus berharap, Dalam hal ini saya minta ada kebijakan atau bantuan dari Pemkot setempat pada pelaku usaha dan karyawan yang ada di kota Metro.

” Misalnya Kompensasi atau bantuan apa yg bisa diberikan kepada pelaku usaha dan karyawan, penambahan jam operasional sampai Pk 20.00 Wib, serta Vaksinisasi karyawan” kata Agus.

Di kesempatan yang sama, Owner Hotel Citra 1 dan 2, Edwar Gumanti menambahkan, menghadapai pandemi sekarang ini sudah sangat krisis terhadap pelaku usaha termasuk pada perhotelan.

Baca Juga :  PJID Metro Dukung Verry Sudarto Jadi Ketua DPD AWPI Lampung

Dalam hal ini seharusnya segera Pemkot mengambil tindakan dalam pencegahan Covid dan mengambil langkah dalam pemulihan status pada kota Metro sehingga pengusaha bisa segera stabil.

Edward juga mengatakan, dirinya tidak mungkin mengurangi karyawan yang ada karena mereka sangat mengharapkan pekerjaan dengan beberapa faktor yang mereka tanggung.

Lanjut Edward, jadi untuk meng-gaji mereka selama ini harus mengeluarkan kocek dengan mengurangi pendapatan dari penghasilan Ownner.

Menanggapi keluhan pada anggota PHRI dan pelaku usaha’ Seketaris Excutiv PHRI kota Metro, Naim Emel Prahana mengatakan, akan segera membawa hasil rapat ini kepada pemkot Kota Metro khususnya Walikota.

Dengan harapan, Walikota segera membuat eksen dalam menangani pandemi serta menanggapi keluhan para pelaku usaha resto dan hotel yang ada di kota Metro.

Baca Juga :  Gerakan penghijauan Tanam 200 Pohon di Perumahan PNS Yosomulyo

“Ini menyangkut nasib orang banyak kususnya karyawan, karena sekelas mereka bekerja hanya untuk bertahan hidup” pungkasnya. (Verry).

Tulis Komentar

News Feed