oleh

Korban Pencabulan Bertambah, Oknum Kakam Edi Marjoko Dilaporkan ke Polda Lampung

BANDARLAMPUNG – Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Provinsi Lampung akhirnya melaporkan Edi Marjoko (EM), Kepala Kampung (Kakam) Mahabang, Kecamatan Dente Teladas, Tulangbawang ke Polda Lampung.

EM dilaporkan atas kasus pencabulan yang diduga dilakukannya terhadap anak di bawah umur.

Sebelumnya, terduga EM sudah dilaporkan ke Polres Tulangbawang. Namun, pelaku mendapat penangguhan penahanan.

Jelas, Komnas PA Lampung geram atas penangguhan penahanan itu. Dan gayung bersambut, Komnas PA mendapatkan korban lain hingga mendorong lembaga itu melaporkan EM ke Polda Lampung.

Ketua Komnas PA Provinsi Lampung Arieyanto Wertha mengungkapkan, korban perbuatan cabul terduga EM ternyata lebih dari satu orang.

Arieyanto, didampingi Sekretaris Komnas PA Lampung, Wahyu Widiyatmiko, Minggu (01/08) menjelaskan, pihaknya sudah menerima kuasa dari korban lainnya pada Jumat (30/07).

Baca Juga :  DPC-LP3K-RI Lampung Utara Lakukan Pulbaket Tanda Tangan Palsu

“Kamu sudah melaporkan kasus dengan korban baru ini ke Polda Lampung dengan nomor: STTLP/B/ 1088/VII/2021/SPKT/Polda Lampung pada Sabtu (31/07). Ini korban ketiga,” tegasnya.

Arieyanto meminta agar aparat Kepolisian menindak tegas pelaku karena telah merusak masa depan ketiga korban.

Sebelumnya diketahui Edi Marjoko oknum Kakam Mahabang, Kecamatan Denteteladas, Tuba terduga pelaku pencabulan anak dibawah umur, yang sempat ditahan lalu mendapatkan penangguhan penahanan oleh Polres Tuba.

Namun, kata Kasat Reskrim Polres Tulangbawang AKP Sandy Galih Putra mewakili Kapolres AKBP Andy Siswantoro, Selasa (27/07), kendati EM tidak di tahan bukan berarti dia bebas.

Sandy menegaskan, berkas perkara kasus tersebut tetap berlanjut, namun berkas perkara terhambat karena Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Menggala sedang sakit.

Baca Juga :  Kejutan di Musda Partai Demokrat Lampung: Sutikno, Ada Apa Dengan Mu?

“Kita menunggu waktu untuk pelimpahan, sedangkan untuk gelar perkara semua tahap sudah dilalui, sekarang proses berkas kita kirim ke Kejaksaan,” terang Sandy.

Diberitakan sebelumnya, EM dilaporkan oleh istrinya sendiri terkait pencabulan terhadap dua anak di bawah umur. Terungkap kasus pencabulan anak di bawah umur berdasarkan laporan istri Kakam tersebut ke Polsek Dente Teladas, terkait adanya perselingkuhan yang sering dilakukan suaminya dengan dua anak dibawah umur yakni berinisial ML (15) warga Sungai Nibung Dusun 5 dan yang kedua RN (16) warga Bratasena.

Kemudian polsek Dente Teladas langsung mengamankan Kakam tersebut pada malam Kamis (8/7) sekitar pukul 19.53 WIB.(Adien/red)

Tulis Komentar

News Feed