oleh

Tangkal Hoax, Pekon Ambarawa Timur Paparkan Alokasi Anggaran

Pringsewu-Pemerintah Pekon  Ambarawa Timur kecamatan Ambarawa mengadakan konferensi Pers terkait beredarnya isu pemberitaan pada salah satu media online di kabupaten Pringsewu, tentang anggaran dana desa yang di tuding telah merugikan uang negara, di Balai pekon setempat. Selasa (21/09/2021)

Konferensi pers yang diadakan pemerintah pekon merupakan bentuk klarifikasi juga membantah adanya pemberitaan dari sala satu media online ,yang menuding adanya anggaran fiktip dan Mark up pada mata anggaran pada tahun 2018-2020 yang lalu .

Konferensi pers tersebut di hadiri puluhan media di Pringsewu juga pihak aparat pekon ,dari kecamatan , babinkamtibmas dan juga sejumlah kakon yang ada di kecamatan Ambarawa .

Kepala pekon Ambarawa timur ,Rohmad  mengatakan , tudingan bahwa pihaknya telah korupsi miliaran rupiah , itu adalah tidak benar , dan  bisa dibuktikan dengan melihat data fisik juga SPJ kegiatan pekon .

” Setiap kegiatan fisik , kami sebelum ngerap selalu berkordinasi dengan pihak BHP ,kalau ada tudingan pihak kami korupsi miliaran rupiah itu adalah tidak benar, bisa di buktikan lewat SPJ , ” jelas Rohmad

Lebih lanjut kata Rohmad , untuk anggaran pembagunan TPA /paud ,pembagunan , sedangkan pengadaan sarana APE-TK pihak nya tidak menganggarkan ,hanya untuk isentif guru ngaji , jadi hal yang di beritakan di media online adalah tidak berdasar.

” Untuk anggaran Rp 13.200.000 di tahap 1,2,3 kami mengelokasikan untuk isentif guru ngaji sebanyak 16 orang ,sedangkan pengadaan sarana APE-TK dituding fiktif ,pihaknya tidak menganggarkan ,”jelas Rohmad.

Menurutnya sejauh ini ,pihaknya tidak pernah di konfirmasi ,oleh media yang bersangkutan ,hingga berita di tayangkan ,sedangkan narasumber belum jelas kebenaran dugaan tersebut , apalagi narasumbernya masih anonim ,bahwa kegiatan dana desa pekon Ambarawa timur di korupsi .
“Saya sendiri belum perna bertemu dengan wartawan media tersebut,apalagi di konfirmasi hanya lewat wa saja, ujuk-ujuk keluar berita korupsi meliaran rupiah “, kata  Rohmad .(her)

Tulis Komentar

News Feed