oleh

Berburu Sindikat Pinjol Di Lampung

AKHIR-akhir ini sindikat pinjaman online (pinjol) makin mencekik masyarakat dengan teror yang disebarkan melalui aplikasi
Whatsapp. Polda Lampung kini tengah memburu perusahaan yang melakukan aktivitas pinjol secara ilegal di Lampung.

Bandarlampung – Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, pinjaman uang melalui
aplikasi yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan berdampak meresahkan masyarakat.

Menurutnya, selain menerapkan bunga yang sangat tinggi, Pinjol juga berpotensi mengancam privasi nasabah.

“Keberadaan pinjol ilegal ini sangat meresahkan masyarakat,” katanya di Bandarlampung, Sabtu (17/10/2021).

Dia melanjutkan dalam beberapa kasus pinjol ilegal, mereka akan menagih dengan cara kasar bahkan sampai mengancam
keselamatan nasabah.

Baca Juga :  Waketum GARPU Berikan Surat Mandat Kepada Calon Ketua DPW GARPU Lampung

Selain itu, saat menagih, mereka juga tidak segan-segan membuka aib dan fitnah nasabah kepada pihak keluarganya dan ke
seluruh nomor yang ada di ponsel.

“Praktik pinjol bukan membantu rakyat kecil dalam rangka mengembangkan usahanya, namun sebaliknya justru mencekik leher
masyarakat,” kata dia.

Pandra menambahkan pihaknya akan segera menertibkan perusahaan sejenis yang menawarkan jasa pinjaman uang secara
ilegal.

Ia juga minta kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan perusahaan pinjol ilegal agar segera melaporkan kepada pihak
kepolisian terdekat melalui Bhabinkamtibmas, Polsek, dan Polres setempat.

“Jangan terlalu percaya terhadap pinjol. Jika membutuhkan uang, lakukan mekanisme yang ada di lembaga keuangan resmi
seperti bank, koperasi, dan lain sebagainya,” kata dia. (red)

Tulis Komentar

News Feed