oleh

Lalai Prokes di Pasar Tanggung Jawab Siapa?

 

Bandar Lampung – Para pedagang dan pembeli di sejumlah pasar tradisional di Bandar Lampung kerap melanggar protokol kesehatan yang diterapkan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, para pedagang dan pembeli banyak terlihat tidak memakai masker,dari pantawan Haluan Grup di pasar Bambu Kuning, Smep dan pasar Gintung juga tidak ada jaga jarak, padahal Covid 19 masih berpotensi menyebar di Kota Bandar Lampung hususnya
.

Eni (40) pedagang pasar smep mengaku sedikit takut dengan para pedagang dan pembeli yang tidak mematuhi protokol kesehatan padahal itu adalah salah satu upaya kita untuk menghindari Virus Covid 19.

“Seperti di Pasar smep ini ya merasa was- was dan takut untuk membeli barang ataupun bahan makanan karna banyak para pedagang dan pembeli tidak mematuhi protokol kesehatan,dan juga sudah jarang adanya penertiban terhadap para pedagang maupun prmbeli yang tidak memetuhi protokol kesehatan,” jelas Eni, minggu ( 17/10/2021 ).

Baca Juga :  Walikota Eva Minta Kader Posyandu Sosialisasikan Vaksinasi

 

Rini (35) salah satu pengunjung menjelaskan bahwa sekali banyak para pedagang maupun pembeli yang datang namun tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak,tetapi saat ini pasar pasar tradisional yang ada di kota Bandar Lampung sudah mulai jarang adanya penertiiban dari pihak terkait seperti dari satgas Covid 19 maupun Satpol – PP.

” Ya saya hampir tiap hari kepasar ini sering gitu liat banyak para pedagang yang tidak mematuhi prokes padahal itu buat diri kita sendiri ,untuk penertiban sudah lama tidak adanya penertiban mungkin memang sudah reda Covidnya atau saya yang tidak tau,namun setahu saya sudah lama tidak liat adanya penertiban dari Satpol – PP maupun satgas Covid,” jelas Rini. (zul)

Tulis Komentar

News Feed